Dalam dunia konstruksi, istilah bekisting sudah dikenal lama. Pada dasarnya, ini adalah sebuah cetakan yang dipakai untuk mendukung struktur beton, memastikan agar adonan beton benar-benar merapat pada kawat besi. Hasilnya membuat beton lebih kokoh dan rapat.

Bentuk dari cetakan ini beragam, disesuaikan dengan kebutuhan da bentuk bangunan. Untuk mengetahui mana cetakan yang cocok, ada baiknya mengenali dulu dasar-dasarnya serta macam-macam jenisnya pada artikel di bawah ini!

Bekisting Adalah

Sebutan lain untuk cetakan ini adalah formwork dalam bahasa Inggris. Namun kebanyakan orang hanya menyebutnya sebagai cetakan. Biar lebih mudah memahaminya, pernahkah membayangkan bagaimana pilar rumah dibuat?

Tentunya beton basah akan longsor jika diaplikasikan secara vertikal. Nah, di sini cetakan hadir untuk menjaga agar beton tersebut tidak berpindah dan tetap menyatu pada kawat besi yang sudah dipasang. 

Cetakan ini hanya bersifat sementara dan akan dilepaskan setelah beton mengering. Proses pemasangan cetakan ini dilakukan di akhir, setelah rangka dipasang dan pengecoran dilakukan. 

Fungsi Bekisting Tiang dan Lainnya

Sudah terbayang bukan bagaimana cetakan ini bekerja? Ternyata fungsi cetakan dalam pembentukan struktur bangunan sangat esensial. Hampir tidak ada yang bisa menggantikan fungsi cetakan ini. Mau tahu apa saja fungsinya? Inilah jawabannya:

1. Membuat Tiang

Tiang merupakan konstruksi yang menjaga agar bangunan tetap kokoh serta mencegah terjadinya runtuh. Untuk membuat tiang yang kokoh, dibutuhkan cetakan yang sesuai. 

Cetakan ini akan berfungsi untuk memadatkan pengecoran. Selain digunakan untuk membuat pilar, cetakan juga tersedia untuk pembuatan dek.

Baca Juga  Syarat dan Peraturan Renovasi Rumah Subsidi (Beserta Contohnya!)

2. Memperkokoh Pondasi

Pondasi menjadi dasar yang menjaga keutuhan bangunan. Itulah mengapa penting membuat pondasi yang berkualitas. Cetakan pondasi dapat memperkuat struktur beton sehingga menghasilkan pondasi yang rapat dan kuat.

3. Sebagai Alas Pijakan Sementara

Selain digunakan untuk cetakan sementara, cetakan tersebut juga bisa berfungsi sebagai pijakan kaki selama konstruksi. 

Terkadang pekerja bangunan harus berpindah dari satu sisi ke sisi lain, dan untuk memudahkan mobilitas itu, seringkali cetakan yang sudah jadi digunakan sebagai jembatan atau pijakan sehingga proyek pembangunan lebih cepat selesai.

Jenis Bekisting

Cetakan bisa dibuat dari berbagai macam material, tidak hanya kayu saja. Ada yang terbuat dari fiberglass, aluminium, hingga plat baja. Penggunaannya disesuaikan dengan tingkat kerapatan yang diinginkan. Biar lebih jelas, simak masing-masing karakteristiknya di bawah ini:

1. Bekisting Kayu

Ini adalah pilihan yang paling sering digunakan, khususnya untuk pembangunan skala kecil, seperti konstruksi rumah, sekolah atau masjid. Cetakan terbuat dari papan kayu berkualitas dengan permukaan yang sama rata.

Pilihan ini jauh lebih murah dibandingkan cetakan dari baja, fiberglass atau jenis lainnya. Namun ada beberapa kekurangan dari cetakan kayu, seperti:

  • Bentuk cetakan tidak selalu simetris, karena permukaan kayu yang tidak rata
  • Cetakan kayu tidak bisa digunakan lagi setelah dilepas
  • Sulit membongkar kayu dari beton yang sudah kering
  • Tidak ramah lingkungan karena berpotensi mendukung penebangan liar oleh oknum-oknum tidak bertanggung jawab

Namun seiring waktu, penggunaan cetakan kayu mulai bergeser. Sekarang lebih banyak orang yang menggunakan cetakan jenis lain, khususnya untuk pembangunan di kota-kota besar.

2. Bekisting Aluminium

Dibandingkan dengan cetakan kayu yang bentuknya tidak presisi, cetakan aluminium mempunyai permukaan yang halus dan bentuknya pun rata. Jenis cetakan ini sering dijadikan sebagai alternatif bagi yang menginginkan cetakan knock down versi ekonomis. 

Baca Juga  Mengenal Rumah Joglo, Jenis-Jenis dan Fungsi Ruangan

Karena memang hasilnya tidak jauh berbeda. Hasil akhirnya membuat permukaan beton lebih halus, serta proses bongkar dan pasang cetakan ini pun jauh lebih mudah dan cepat.

Akan tetapi belum banyak penggunaan cetakan aluminium di Indonesia. Sehingga menemukan jasa yang menawarkan jenis cetakan ini sedikit sulit, dan harga yang ditawarkan pun bisa lebih mahal karena sifatnya yang masih eksklusif.

3. Bekisting Knock Down

Cetakan ini mempunyai banyak kelebihan, tak heran kalau banyak sekali masyarakat yang menggunakan cetakan ini dalam konstruksi skala kecil maupun besar. Cetakan terlebih dulu dirancang menggunakan plat baja sehingga menjadi satu cetakan yang utuh dan siap digunakan.

Itulah yang membuatnya mudah untuk dipasang dan dibongkar. Hasil jadinya pun jauh lebih baik daripada cetakan kayu. 

Mengingat fleksibilitas sifat plat baja, membuat cetakan ini dapat dibentuk menjadi apa saja sesuai kebutuhan. Selain itu, cetakan plat baja ini dapat digunakan berkali-kali dan hasilnya tetap sama seperti baru.

Dijamin, beton yang dicetak menggunakan cetakan ini akan mempunyai ukuran yang sama sisi dan sempurna.

4. Bekisting Fiberglass

Ciri khas dari cetakan ini adalah kemampuannya dalam menahan air, sehingga cocok digunakan untuk konstruksi bawah tanah, seperti pembuatan saluran air. Sesuai namanya, cetakan ini terbuat dari bahan fiberglass yang menawarkan karakteristik kokoh, anti rembes dan kuat.

Ditambah lagi, bahan ini tidak berisiko karat layaknya cetakan plat baja. Sifatnya juga ringan dan mudah dipasang di mana saja. Cetakan fiberglass dapat digunakan berkali-kali, membuatnya lebih hemat anggaran.

Dan mengingat sifat fiberglass yang tidak lapuk dan tidak keropos ini menjaga masa simpannya. Itu artinya, Anda bisa menggunakan kembali cetakan ini meski sudah bertahun-tahun tidak digunakan. Asalkan cetakan disimpan dan dirawat dengan baik.

5. Bekisting Sistem

Cetakan selanjutnya juga terdiri dari plat baja. Menggunakan cetakan ini bisa jadi pilihan kalau Anda sedang mengerjakan proyek pembangunan skala besar. Untuk membantu pengerjaan, akan dibutuhkan dukungan alat-alat berat, khususnya saat proses pemasangan dan pembongkaran cetakan.

Baca Juga  10 Standar Ukuran Pintu Rumah yang Ideal Sesuai Jenis Ruangan

Sama seperti beberapa jenis cetakan lainnya, cetakan ini dapat digunakan berkali-kali. Dengan catatan plat baja yang digunakan masih utuh dan mampu menahan pengecoran secara efektif. Cetakan ini mampu menghasilkan kualitas pengecoran yang presisi dan kokoh.

Mengingat adanya penggunaan alat-alat berat, cetakan ini tidak cocok digunakan pada skala kecil. Kehadiran cetakan ini dapat menyelamatkan alam, karena meminimalisir penggunaan kayu untuk menangani proyek besar.

Tips Membuat Cetakan Beton

Bekisting kolom, atap, balok dan lainnya dapat dibuat oleh siapa saja. Namun diperlukan alat-alat serta kemampuan khusus agar cetakan menghasilkan pengecoran yang tahan lama. Untuk membantu menemukan cetakan yang sesuai, simak beberapa tips berikut:

  • Bagi yang memilih cetakan kayu, pilih kayu yang ukurannya proporsional, permukaan rata serta kondisinya baru.
  • Buat rangka cetakan sesuai bentuk beton yang ingin didapatkan.
  • Gunakan cetakan yang mudah dibongkar pasang.
  • Pastikan cetakan terbuat dari bahan yang aman.
  • Pilih bahan cetakan sesuai dengan skala proyek. Semakin besar tekanan dan beban beton, bahan yang dibutuhkan harus kuat. 
  • Pilih bahan cetakan yang tahan air dan tidak bocor untuk menjaga kualitas beton.
  • Pilih bahan cetakan yang tidak menempel supaya mudah dilepaskan dari beton setelah kering.
  • Pilih cetakan yang biayanya pas di kantong.
  • Sewa jasa profesional untuk melakukan pekerjaan pencetakan beton. Tujuannya untuk menghindari kecacatan kualitas beton jika dilakukan oleh pemula.

Masing-masing bekisting beton dapat digunakan sesuai kebutuhan. Namun kunci agar beton kokoh adalah menggunakan kawat besi yang berkualitas. Tidak usah jauh-jauh, temukan besi bangunan anti karat terlengkap dan termurah di Tokban Marketplace https://tokban.com/product-category/besi/.