Material Bangunan
Fitting Lampu: Jenis, Kode E27, dan Cara Pasang Aman
Panduan fitting lampu (pitingan): arti kode E27, E14, B22, G13, GU10, jenis plafon, gantung, colokan, TL, outdoor, pilihan bahan, dan cara pasang yang aman.

Fitting lampu, atau yang di banyak daerah lebih akrab disebut pitingan lampu, adalah komponen kecil yang perannya besar. Dia yang memegang bohlam, menahannya tetap di tempat, sekaligus menyalurkan arus listrik dari instalasi rumah ke lampu. Ketika fitting salah pilih atau sudah lelah dimakan panas, gejalanya langsung terasa: lampu berkedip, cepat putus, atau bahkan bagian plastiknya menghitam.
Masalahnya, di toko listrik fitting dijual dalam belasan bentuk dengan kode yang membingungkan. Ada E27, E14, B22, ada yang plafon, tempel, gantung, colokan, sampai versi kedap air untuk teras. Artikel ini merapikan semuanya: cara membaca kode soket, jenis fitting menurut cara pemasangan, bahan yang tepat untuk tiap kondisi, dan cara memasang yang aman.
Jawaban singkat: Fitting lampu, atau pitingan lampu, adalah dudukan sekaligus penghubung listrik untuk bohlam. Kode yang tertera menunjukkan tipe dan ukuran soketnya: E27 berarti ulir Edison berdiameter 27 mm (ukuran standar rumah), E14 ulir 14 mm (bohlam kecil dan lampu hias), sedangkan B22 adalah soket tusuk bayonet berdiameter 22 mm yang dikunci dengan putaran seperempat. Pilih fitting dengan kode yang sama persis dengan bohlam Anda, lalu sesuaikan jenisnya dengan cara pemasangan, apakah dipasang di plafon, ditempel, digantung, atau dipakai di area luar yang terkena air.
Apa Itu Fitting Lampu dan Kenapa Kualitasnya Penting
Fitting lampu adalah perangkat yang menghubungkan bohlam dengan rangkaian listrik. Di dalamnya ada dua titik kontak logam: satu untuk kabel fasa, satu untuk kabel netral. Ketika bohlam dipasang, kedua kontak itu menyentuh pangkal lampu dan rangkaian tertutup, lalu lampu menyala.
Karena fungsinya menghantar arus sekaligus menahan panas dari lampu, fitting adalah salah satu titik yang paling sering menjadi sumber gangguan pada instalasi rumah. Sambungan yang longgar menimbulkan hambatan tinggi, hambatan tinggi menimbulkan panas, dan panas berlebih pada perlengkapan listrik adalah pemicu klasik plastik meleleh sampai kebakaran. Karena itu memilih fitting yang tepat bukan urusan sepele, meskipun harganya termasuk yang paling murah di antara semua komponen kelistrikan rumah.

Gambar produk di artikel ini hanya ilustrasi/referensi, bukan foto produk asli. Untuk foto dan spesifikasi produk yang kami jual, silakan konsultasi dulu sebelum membeli.
Kode Soket Fitting Lampu dan Cara Membacanya
Kode pada fitting bukan nomor seri pabrik, melainkan penanda tipe soket yang berlaku secara internasional lewat standar IEC. Huruf di depan menunjukkan sistem sambungannya, dan angka di belakang menunjukkan ukuran dalam milimeter. Begitu Anda paham polanya, hampir semua kode fitting jadi mudah dibaca.
E27 dan E14 (Ulir Edison)
Huruf E berarti Edison screw, yaitu soket berulir yang bohlamnya diputar masuk. Angka setelahnya adalah diameter luar ulir dalam milimeter. Jadi E27 punya diameter ulir 27 mm dan E14 punya diameter 14 mm. E27 adalah ukuran paling umum untuk lampu utama rumah tangga di Indonesia, sedangkan E14 dipakai pada lampu hias, lampu tidur, lampu chandelier, dan beberapa lampu kulkas atau mesin jahit.
Karena keduanya sama-sama ulir, banyak orang mengira bisa saling tukar. Tidak bisa. Bohlam E14 akan longgar dan tidak menyentuh kontak di fitting E27, sementara bohlam E27 tidak akan masuk ke fitting E14. Yang tersedia di pasar adalah adaptor konversi, dan itu pun sebaiknya dihindari untuk pemakaian permanen karena menambah satu sambungan yang bisa longgar.

B22 (Soket Tusuk Bayonet)
Huruf B berarti bayonet, sistem tusuk-putar. Pangkal lampunya tidak berulir tetapi berbentuk silinder berdiameter 22 mm dengan dua tonjolan kecil di sisinya. Bohlam ditekan masuk lalu diputar seperempat putaran sampai terkunci. Sistem ini lebih tahan getaran dibanding ulir, sehingga sering dipakai pada lampu yang terpasang di area bergetar atau lampu yang perlu terkunci pasti. Di Indonesia B22 masih beredar, tetapi porsinya jauh lebih kecil dibanding E27.
G13 dan GU10 (Soket Pin)
Huruf G menandakan soket berpin, dan angkanya adalah jarak antar pin dalam milimeter. G13 dipakai pada lampu tabung TL atau tube LED tipe T8, dengan dua pin berjarak 13 mm di tiap ujung tabung. GU10 adalah soket sorot yang populer untuk spotlight dan lampu rel: dua pin berjarak 10 mm dengan ujung menggembung, ditekan lalu diputar agar terkunci. Kunci putar inilah yang membedakan GU10 dari soket pin lain yang hanya ditekan lurus tanpa diputar.
Tabel Perbandingan Kode Soket Fitting Lampu
| Kode | Arti angka | Cara pasang bohlam | Pemakaian umum |
|---|---|---|---|
| E27 | Diameter ulir 27 mm | Diputar masuk (ulir) | Lampu utama rumah, plafon, teras, gudang |
| E14 | Diameter ulir 14 mm | Diputar masuk (ulir) | Lampu hias, chandelier, lampu tidur, lampu kecil |
| B22 | Diameter pangkal 22 mm | Ditekan lalu diputar seperempat (bayonet) | Lampu gantung dan area bergetar, populer di pasar lama |
| G13 | Jarak antar pin 13 mm | Pin dimasukkan lalu tabung diputar | Lampu TL atau tube LED T8, plafon kantor dan toko |
| GU10 | Jarak antar pin 10 mm | Ditekan lalu diputar (kunci putar) | Lampu sorot, spotlight, lampu rel, downlight tertentu |
Jenis Fitting Lampu Menurut Cara Pemasangan
Kode soket menentukan bohlam apa yang muat. Tipe pemasangan menentukan di mana dan bagaimana fitting itu dipasang. Dua hal ini berbeda dan harus dipilih bersamaan.
Fitting Plafon
Fitting plafon dipasang langsung menempel pada permukaan plafon lewat dua sekrup, dengan kabel masuk dari belakang. Ini tipe yang paling banyak dipakai di kamar, ruang tamu, dan dapur rumah tinggal. Bentuknya sederhana, biasanya bulat, dan tersedia dalam versi plastik maupun keramik. Pastikan sekrupnya tertanam pada rangka plafon atau pada kayu penahan, bukan hanya menembus lembaran gypsum tipis.

Fitting Tempel atau Duduk
Secara prinsip sama dengan fitting plafon, hanya saja badannya dirancang untuk ditempel pada bidang apa pun termasuk dinding, kayu, atau papan panel. Model ini sering dipakai untuk lampu teras, lampu tangga, warung, dan bangunan semi permanen. Karena posisinya kadang setinggi tangan, pastikan bagian ulir logamnya terlindung dengan baik.
Fitting Gantung
Fitting gantung menggabungkan dudukan lampu dengan kabel dan penahan beban, sehingga lampu bisa menggantung pada ketinggian tertentu. Bagian penting yang sering diabaikan adalah cable grip atau penjepit kabel di dalam badannya. Fungsinya menahan berat lampu agar beban tidak jatuh ke titik sambungan kabel. Kalau penjepit ini tidak dipasang, kabel akan tertarik terus menerus sampai sambungan lepas atau terkelupas.

Fitting Colokan
Fitting colokan, sering disebut fitting colok atau pitingan colokan, adalah fitting lampu yang bagian badannya dilengkapi lubang stop kontak, atau sebaliknya berupa steker yang ujungnya menjadi dudukan lampu. Bentuk ini populer di kamar kos, warung, dan bangunan lama karena praktis: satu titik lampu langsung bisa dipakai mengisi daya ponsel atau menyalakan kipas kecil. Kepraktisan itu ada harganya, dan bagian selanjutnya menjelaskan kenapa pemakaiannya perlu dibatasi.
Fitting Kombinasi Saklar
Model ini menyatukan fitting dengan saklar kecil pada badannya, biasanya berupa tuas tarik atau tombol putar. Berguna untuk ruangan yang tidak memiliki saklar dinding, misalnya gudang, kamar mandi belakang, atau lampu tambahan yang dipasang belakangan. Kalau instalasi memungkinkan, saklar dinding tetap lebih nyaman dan lebih aman karena posisinya jauh dari lampu yang panas. Bahasan lengkapnya ada di artikel saklar lampu.
Fitting TL atau Neon
Lampu tabung memakai pasangan fitting G13 di kedua ujung tabung, ditambah dudukan starter pada instalasi TL konvensional yang masih memakai ballast. Starter berfungsi memicu nyala awal tabung neon. Pada tube LED modern, ballast dan starter umumnya dilepas atau diganti starter dummy sesuai petunjuk pabrik tabungnya. Jangan pernah menebak: pasang sesuai diagram yang tertera pada kemasan tube, karena jalur listriknya berbeda antar tipe.

Fitting Outdoor Kedap Air
Untuk teras terbuka, taman, kanopi, dan area yang terkena cipratan air, fitting biasa tidak cukup. Yang dibutuhkan adalah fitting outdoor dengan seal karet dan rating IP. Angka pertama pada kode IP menunjukkan perlindungan terhadap benda padat dan debu, angka kedua terhadap air. IP44 cukup untuk area terlindung yang hanya kena cipratan, sedangkan IP65 diperlukan untuk posisi yang benar-benar terbuka terhadap hujan.


Bahan Fitting Lampu: Keramik atau Plastik
Ada dua kelompok bahan yang beredar. Fitting plastik memakai termoplastik atau bakelit, ringan, murah, dan tersedia dalam banyak warna. Fitting keramik atau porselen lebih berat, lebih mahal, dan jauh lebih tahan panas.
Pilih keramik ketika lampunya berdaya besar, ketika lampu menyala lama tanpa henti, ketika fitting terpasang di ruang tertutup yang panasnya terperangkap, atau untuk lampu halogen dan lampu pemanas. Fitting plastik biasanya dibatasi pabrik pada daya lampu pijar yang relatif rendah, sementara versi porselen dirancang untuk daya jauh lebih tinggi. Untuk lampu LED rumahan yang dayanya kecil, fitting plastik bermutu baik umumnya sudah memadai.
Apa pun bahannya, perhatikan tanda standar pada kemasan dan badan produk. Perlengkapan listrik yang sudah memenuhi standar SNI atau standar internasional yang setara punya jaminan pengujian yang tidak dimiliki produk tanpa tanda apa pun, dan selisih harganya kecil dibanding risikonya.
Membaca Rating Arus dan Tegangan pada Fitting
Pada badan fitting biasanya tercetak angka seperti 250 V dengan arus 2 A atau 4 A. Tegangan 250 V berarti fitting dirancang untuk jaringan bertegangan sampai nilai itu, yang mencakup jaringan rumah tangga di Indonesia. Angka arus adalah batas arus yang boleh mengalir melalui kontaknya secara terus menerus.
Perlu dipahami bahwa angka arus itu bukan batas watt lampu secara langsung. Yang biasanya lebih dulu tercapai adalah batas suhu bahan fitting, bukan batas arusnya. Itu sebabnya pabrik mencantumkan batas daya lampu terpisah pada kemasan. Aturan praktisnya sederhana: jangan lampaui batas daya yang tertulis pada kemasan fitting, dan jangan lampaui batas daya yang tertulis pada rumah lampu atau armaturnya, mana pun yang lebih kecil.
Apakah Fitting Lama Aman untuk Lampu LED
Umumnya aman, dengan satu syarat. Lampu LED rumahan menyerap daya jauh lebih kecil daripada lampu pijar dengan tingkat terang setara, sehingga panas dan arus yang lewat fitting turun drastis. Fitting lama yang kondisinya masih baik hampir pasti tidak akan kelebihan beban ketika dipakai untuk LED.
Syaratnya: kode soketnya harus tetap cocok. Bohlam LED E27 hanya masuk ke fitting E27, tube LED T8 hanya masuk ke dudukan G13, dan seterusnya. Selain itu, periksa kondisi fisik fitting lama. Kalau kontaknya sudah longgar, berkarat, atau badannya sudah menghitam, LED baru justru akan cepat rusak karena sambungan yang buruk membuat tegangan tidak stabil. Pembahasan pemilihan lampunya sendiri ada di artikel lampu LED.
Kenapa Fitting Colokan Bukan Pengganti Stop Kontak Dinding
Fitting colokan menumpang pada jalur instalasi penerangan. Jalur penerangan dirancang dan diamankan untuk beban lampu, yang dayanya kecil, bukan untuk peralatan rumah tangga. Ketika lubang colokan itu dipakai untuk setrika, dispenser, pompa, pemanas air, atau terminal bercabang berisi banyak peranti, arus yang lewat bisa jauh melampaui rancangan jalurnya.
Akibatnya berlapis. Kontak di dalam fitting yang kecil dan tipis memanas, sambungan yang longgar memicu percikan, plastik badan fitting bisa meleleh, dan pengaman jalur mungkin tidak memutus pada waktu yang tepat karena bebannya masih di bawah ambang tetapi kontaknya sudah kepanasan lebih dulu. Ditambah lagi, fitting colokan hampir selalu tanpa terminal pembumian, sehingga peranti berbadan logam kehilangan jalur proteksinya.
Kesimpulannya, fitting colokan boleh dipakai untuk beban sangat ringan dan sementara, misalnya pengisi daya ponsel. Untuk kebutuhan rutin, pasang stop kontak dinding pada jalur daya yang benar, dan pastikan pembagian jalurnya dilindungi MCB dengan rating yang sesuai.
Cara Memasang Fitting Lampu dengan Aman
Urutan berikut adalah acuan umum. Kalau Anda tidak terbiasa bekerja dengan instalasi listrik, serahkan pekerjaannya kepada teknisi.
- Matikan MCB terlebih dahulu. Turunkan MCB pada jalur penerangan yang akan dikerjakan, lalu pastikan benar-benar mati dengan test pen atau tester tegangan, bukan hanya dengan menekan saklar.
- Kupas kabel secukupnya. Kupas isolasi hanya sepanjang bagian yang masuk terminal. Tembaga yang terlalu panjang berisiko menyentuh bagian lain di dalam badan fitting.
- Kabel fasa ke kontak tengah. Sambungkan kabel fasa ke kontak di dasar fitting, dan kabel netral ke bagian ulir atau kontak sisi. Urutan ini penting karena membuat bagian logam yang tersentuh jari saat memasang atau melepas bohlam berada pada sisi netral, bukan sisi bertegangan.
- Kencangkan sekrup terminal. Sambungan yang longgar adalah penyebab paling umum fitting gosong. Tarik pelan kabelnya setelah dikencangkan untuk memastikan tidak lepas.
- Rapikan dan isolasi. Semua sambungan di luar terminal harus tertutup rapat, memakai konektor atau isolasi yang layak, dan tidak ada tembaga yang terbuka.
- Pasang penjepit kabel pada fitting gantung. Beban lampu harus ditahan penjepit, bukan oleh kabel di titik terminal.
- Uji setelah tertutup rapi. Pasang bohlam, tutup badan fitting, baru naikkan MCB dan nyalakan.
Kualitas kabel yang dipakai juga berpengaruh pada keawetan sambungan. Pakai kabel berpenampang sesuai jalurnya dan hindari menyambung kabel bekas yang isolasinya sudah getas.

Tanda Fitting Lampu Harus Diganti
Fitting termasuk komponen habis pakai. Ganti segera kalau muncul salah satu tanda berikut, dan jangan menunggu sampai lampunya benar-benar mati.
- Gosong atau menghitam. Noda hitam di sekitar kontak menandakan sudah pernah terjadi panas berlebih atau percikan.
- Meleleh atau berubah bentuk. Badan plastik yang penyok, melengkung, atau lengket jelas sudah melewati batas suhunya.
- Longgar. Bohlam mudah bergoyang, atau harus diputar lebih dalam agar menyala. Pegas kontaknya sudah lemah.
- Lampu berkedip. Kedipan pada satu titik lampu saja, sementara titik lain normal, hampir selalu masalah kontak di fitting atau di sambungannya.
- Berbau hangus atau terasa hangat. Bau khas plastik terbakar di sekitar plafon adalah sinyal untuk segera mematikan MCB jalur tersebut.
- Retak atau pecah. Badan yang retak membuat bagian bertegangan berpotensi tersentuh.
Merek dan Kisaran Harga Fitting Lampu di Pasar
Di pasar Indonesia, fitting lampu tersedia mulai dari produk tanpa merek yang dijual per satuan sampai produk bermerek dengan jaminan mutu. Broco, produk PT Broco Mutiara Electrical Industry yang berbasis di Tangerang, adalah salah satu merek lokal yang paling dikenal untuk perlengkapan instalasi seperti saklar, stop kontak, dan fitting. Merek internasional seperti Panasonic, Schneider Electric, dan Philips juga banyak beredar di toko listrik.
Harga fitting lampu bervariasi mengikuti bahan, kelengkapan, dan mereknya. Fitting plafon plastik polos berada di kelompok paling ekonomis, fitting keramik dan fitting outdoor bersegel ada di kelompok yang lebih tinggi. Karena selisih harganya tidak besar dalam nilai satuan, membeli fitting bermutu untuk titik lampu yang menyala lama setiap hari adalah penghematan, bukan pemborosan.
Catatan: angka spesifikasi, ukuran, dan kapasitas di artikel ini adalah acuan umum yang bisa berbeda antar merek, standar pabrik, dan kondisi lapangan. Untuk perhitungan dan pemasangan instalasi listrik, konsultasikan dulu dengan teknisi listrik bersertifikat atau instalatir terdaftar.
Pertanyaan Seputar Fitting Lampu
Apa itu fitting lampu E27 dan apa bedanya dengan E14?
E27 adalah fitting berulir Edison dengan diameter ulir 27 mm, ukuran standar untuk lampu utama rumah. E14 memakai ulir yang sama tetapi berdiameter 14 mm dan dipakai pada bohlam kecil serta lampu hias. Keduanya tidak bisa saling tukar karena ukurannya berbeda.
Apakah fitting lampu colokan aman dipakai?
Aman hanya untuk beban sangat ringan dan sementara, misalnya mengisi daya ponsel. Lubang colokannya menumpang pada jalur penerangan yang dirancang untuk beban lampu, biasanya tanpa pembumian. Menghubungkan setrika, pompa, atau terminal bercabang ke fitting colokan berisiko memicu panas berlebih dan kebakaran.
Fitting atau pitingan lampu gantung yang bagus seperti apa?
Yang badannya kokoh, punya penjepit kabel di dalam sehingga berat lampu tidak ditanggung titik sambungan, kode soketnya sesuai bohlam, dan kabelnya berpenampang memadai. Untuk gantungan di area terbuka, pilih versi outdoor dengan seal karet dan rating IP yang sesuai.
Fitting lampu tempel dan fitting plafon apa bedanya?
Prinsipnya sama, keduanya disekrup ke permukaan. Fitting plafon dirancang untuk langit-langit dengan kabel masuk dari belakang, sedangkan fitting tempel bentuknya lebih fleksibel untuk ditempel di dinding, kayu, atau panel. Pilih sesuai bidang pemasangan dan pastikan sekrup tertanam pada rangka yang kuat.
Apakah fitting lampu lama bisa dipakai untuk lampu LED?
Bisa, selama kode soketnya cocok dan kondisi fisiknya masih baik. LED menyerap daya jauh lebih kecil daripada lampu pijar setara, jadi bebannya justru lebih ringan. Tetapi kalau kontaknya sudah longgar, berkarat, atau badannya menghitam, ganti fittingnya lebih dulu agar LED baru tidak cepat rusak.
Butuh Fitting Lampu dan Material Kelistrikan untuk Proyek Anda
Untuk renovasi rumah, ruko, kos, atau proyek yang butuh banyak titik lampu sekaligus, pengadaan komponen kelistrikan lebih efisien kalau dihitung dan dipesan sekali jalan bersama saklar, stop kontak, kabel, dan pengamannya. Tokban bantu pengadaan material kelistrikan untuk proyek Anda, mulai dari penyusunan daftar kebutuhan sampai pengiriman ke lokasi. Lihat kategori terkait di halaman saklar dan stop kontak atau telusuri departemen listrik di katalog kami.
Punya daftar kebutuhan atau gambar instalasi? Konsultasi gratis lewat WhatsApp dan tim kami bantu cek kesesuaian tipe serta jumlahnya sebelum Anda membeli.

Titis Nur Pratomo
SEO & Content Contributor
Titis Nur Pratomo adalah praktisi SEO dan content writing dengan pengalaman bertahun-tahun di dunia digital. Ia menaruh perhatian pada industri bahan bangunan dan properti, memadukan riset kata kunci dengan kebutuhan nyata pemilik rumah, kontraktor, dan tukang agar kontennya akurat sekaligus mudah dipraktikkan.
LinkedInArtikel Terkait

Floor Drain: Jenis, Ukuran, dan Tips Anti Bau
Panduan floor drain (afur lantai): fungsi, jenis bahan stainless, kuningan, PVC, sistem anti bau, ukuran standar, plus tips memilih dan memasang.

Flooring Adalah: Arti, Jenis, dan Cara Memilihnya
Flooring adalah istilah untuk material penutup lantai. Pahami arti flooring, jenis (kayu, vinyl, SPC, keramik, granit), kelebihan, dan cara memilih yang tepat.

Dynabolt: Cara Kerja, Ukuran M10, dan Diameter Bor Tepat
Panduan dynabolt atau angkur ekspansi beton: cara kerjanya, kenapa gagal di bata ringan, jarak tepi minimum, ukuran M10, diameter bor, dan torsi pengencangan.

Bondek: Fungsi, Ukuran, Bentang, dan Cara Pasang Dak Cor
Bondek adalah bekisting permanen sekaligus tulangan tarik bawah pelat beton. Simak fungsi komposit, ukuran, ketebalan, bentang, perancah, dan cara pasangnya.


