Material Bangunan
Keunggulan dan Jenis-Jenis Multiplek yang Diminati Banyak Orang
Demi memperindah ruangan, Anda tentu membutuhkan beberapa furnitur untuk menata barang di dalamnya. Salah satu bahan furnitur yang cukup diminati saat ini…

Demi memperindah ruangan, Anda tentu membutuhkan beberapa furnitur untuk menata barang di dalamnya. Salah satu bahan furnitur yang cukup diminati saat ini adalah multiplek. Material ini sering ditemukan dalam membuat kabinet, penyusun plafon, hingga perangkat dapur yang berkualitas tinggi.
Walaupun terbuat dari kayu, nyatanya multipleks yang sebelumnya telah melalui proses pengolahan lanjutan ini memiliki daya tahan yang tidak kalah kuat dengan plastik. Bahkan lapisan khusus pada bahan ini bisa menahan kobaran api, tidak seperti plastik yang mudah leleh.
Multiplek dan Keunggulannya
Sebelum mengenal berbagai keunggulan dari bahan ini, Anda perlu tahu bawah multiplek adalah papan yang terbuat dari kayu dan terdiri dari beberapa lapis kayu sekaligus. Bahan ini memiliki banyak keunggulan dibandingkan kayu pada umumnya, di antaranya:
1. Tahan Rayap
Kayu pada umumnya memiliki kelemahan dari daya tahannya yang mudah terkena jamur ataupun rayap. Namun, ini tidak berlaku pada kayu jenis multipleks.
Kayu jenis ini sudah dilapisi lem yang tentunya menggunakan bahan kimia. Oleh karenanya, rayap yang tidak tahan terhadap kandungan kimia tersebut tidak akan bisa merusak strukturnya.
2. Tahap Terhadap Air dan Api.
Tidak hanya tahap rayap saja, bahan multipleks ini ternyata juga tahan terhadap kondisi yang lembab ataupun air. Ini disebabkan karena olahan kayu ini sudah dilapisi dengan lapisan eternit. Lebih dari itu, penggunaan lapisan semen fiber pada kayu juga membuatnya tahan terhadap api.
Komposisi lapisannya inilah yang membuat bahan multipleks banyak digunakan untuk membuat seperangkat peralatan dapur. Bagi orang awam mungkin mengira bahan ini tidak aman di dapur karena berbahan kayu yang rentan api, padahal lapisannya sudah diformulasikan untuk kondisi tersebut.
3. Kuat dan Kokoh
Tidak beda jauh dengan bahan kayu berkualitas tinggi, multipleks yang sudah dilapisi bahan campuran lainnya juga memiliki kekuatan yang sangat baik. Tekanan tariknya sangat tinggi sehingga kondisinya tetap stabil, walaupun menahan beban yang sangat berat.
Kalaupun ada beberapa jenis multipleks yang tidak memiliki kekuatan yang baik, maka keaslian bahan kayu yang dipakai perlu dipertanyakan.
4. Memiliki Nilai Estetika Tinggi
Dari segi tampilan, semua bahan yang menggunakan bahan dasar kayu memang selalu memiliki nilai estetika lebih tinggi dibandingkan bahan lainnya. Warna kayu yang natural membuat bahan ini selalu terlihat menarik sebagai furnitur yang ada di dalam rumah.
Tidak hanya itu, bahan kayu juga memiliki keunggulan dari bentuknya yang sangat mudah diukir. Jadi, tampilannya tidak hanya bervariasi dari warna saja, namun juga motif menarik yang biasa dikerjakan dengan cara diukir atau dipahat.
5. Harga Terjangkau
Kelebihan terakhir adalah harganya yang terbilang cukup terjangkau dibandingkan kualitas dan segala manfaat yang ditawarkan. Bahan yang tidak mudah rusak dengan perawatan yang sangat mudah membuat furnitur bisa digunakan dalam jangka waktu lama tanpa perlu perbaikan.
Jika ingin menggunakan perabotan dan furnitur yang terlihat mewah, bisa membeli yang menggunakan bahan kayu karena dari warna dan desainnya sudah cukup mewah.
Perbedaan Triplek dan Multiplek
Dari namanya saja sebenarnya keduanya memiliki nama yang mirip, namun memiliki sedikit perbedaan. Bagi yang masih bingung dengan perbedaan dua bahan ini, berikut tabel perbedaan yang bisa dijadikan perbandingan:
| Perbedaan | Triplek | Multiplek |
| Susunan | Terdiri dari 3 lapisan kayu atau kurang. | Memiliki lebih dari 3 lembar lapisan kayu. |
| Daya Tahan | Tidak semua tripleks memiliki ketahanan yang baik terhadap lembab dan api. | Semua bahan multipleks sudah dilapisi dengan bahan anti api dan air. |
| Harga | Kisaran harga lebih terjangkau. | Harga lebih mahal sesuai kualitas yang ditawarkan. |
| Penggunaan | Banyak digunakan sebagai bahan untuk meja, kursi, dan lemari. | Lebih banyak digunakan sebagai bahan perkakas dapur dan penyusun plafon. |
Jenis Multiplek
Berdasarkan jenis kayu yang digunakan serta penggunaannya, multipleks bisa dibedakan lagi menjadi beberapa jenis. Semuanya memiliki kelebihan dan kekurangan yang bisa dipilih sesuai kebutuhan. Adapun jenis-jenis tersebut meliputi:
1. Hard Wood
Disebut hardwood karena berasal dari bahan kayu yang memiliki serat kasar dan bobotnya sangat berat dibanding jenis kayu lainnya. Contoh kayu yang sering digunakan untuk menyusun multipleks hardwood adalah meranti.
Beban kayu yang lebih berat membuatnya memiliki ketahanan yang lebih baik terhadap kerusakan dan benturan benda keras.
2. Soft Wood
Berbeda terbalik dengan jenis kayu sebelumnya, soft wood memiliki serat dan pori-pori yang sangat kecil sehingga permukaannya terlihat lebih halus. Material ini sifatnya sangat fleksibel sehingga banyak dipakai sebagai bahan penyusun plafon dan furnitur berkualitas tinggi.
Kayu yang memiliki bobot ringan lebih ringan ini biasanya dibuat dengan ketebalan 1 hingga 2,5 cm saja. Penggunaannya juga banyak ditemukan pada berbagai perangkat dapur lengkap dengan kabinetnya.
3. Eksterior Plywood
Sesuai namanya, multipleks ini dibuat khusus untuk berbagai furnitur yang diletakkan di luar ruangan. Formulanya disusun khusus tahan terhadap cuaca ekstrem, seperti lembab dan panas.
Penggunaannya bisa ditemukan pada gerbang, bagian penyangga plafon, ataupun di area yang lembab seperti kamar mandi.
4. Tropical Wood
Susunan multipleks jenis ini yang membedakannya dengan jenis lainnya adalah dari bahan lapisan kayunya yang menggunakan pohon dari hutan tropis seperti Asia. Material ini memiliki kekuatan yang lebih baik dibandingkan softwood.
Sayangnya, produksinya masih sangat terbatas dan jarang di distribusikan. Bahkan beberapa jenis multipleks tropical wood menggunakan bahan kayu yang diimpor dari luar negeri.
5. Dekoratif
Kelebihan utama yang bisa diperoleh dengan multipleks jenis ini adalah dari desainnya yang sangat menarik sehingga baik untuk dekorasi ruangan. Bahan kayu yang dipakai juga menggunakan kayu-kayu pilihan seperti kayu jati, mahoni, kaya mapel, hingga kayu oak.
Ukuran Multiplek dan Kisaran Harganya
Ukuran multiplek di Indonesia sebenarnya sangat beragam dan tergantung dengan permintaan. Tapi kalau dilihat secara keseluruhan, beberapa ukuran yang paling sering ditemukan pada multipleks di Indonesia adalah 80 cm x 120 cm, 40 cm x 60 cm, serta 122 cm x 244 cm.
Sementara untuk ketebalan dan kisaran harga dari multipleks bisa dilihat pada tabel berikut ini:
| Tebal Multiplek | Ukuran | Kisaran Harga |
| 18 mm | 122 cm x 244 cm | Rp 210.000 – Rp 220.000 |
| 15 mm | 122 cm x 244 cm | Rp 180.000 – Rp 185.000 |
| 12 mm | 122 cm x 244 cm | Rp 145.000 – Rp 155.000 |
| 9 mm | 122 cm x 244 cm | Rp 99.000 – Rp 100.000 |
| 6 mm | 122 cm x 244 cm | Rp 68.000 – Rp 70.000 |
| 4 mm | 122 cm x 244 cm | Rp 55.000 – Rp 60.000 |
| 3 mm | 122 cm x 244 cm | Rp 42.000 – RP 45.000 |
| 2 mm | 122 cm x 244 cm | Rp 33.000 – Rp 35.000 |
Dengan harga yang terjangkau serta berbagai keunggulan yang dimiliki, tidak heran kalau furnitur berbahan multiplek ini menjadi favorit semua kalangan, mulai dari kalangan menengah, hingga kalangan elit. Jika Anda tertarik ingin beli bahan toko bangunan rumah seperti multipleks ini, kunjungi tokban.com

Titis Nur Pratomo
SEO & Content Contributor
Titis Nur Pratomo adalah praktisi SEO dan content writing dengan pengalaman bertahun-tahun di dunia digital. Ia menaruh perhatian pada industri bahan bangunan dan properti — memadukan riset kata kunci dengan kebutuhan nyata pemilik rumah, kontraktor, dan tukang agar kontennya akurat sekaligus mudah dipraktikkan.
LinkedInArtikel Terkait

Batako Putih (Tras): Bahan, Ukuran, Kelebihan
Batako putih (tras) dari kapur dan tras, bukan semen. Simak ukuran, kelebihan, kekurangan, perbandingan dengan bata merah, dan jumlah per meter persegi.

Bata Hebel: Ukuran, Kelebihan dan Per m2
Panduan bata hebel (bata ringan AAC): pengertian, ukuran umum, kelebihan kekurangan, perbandingan dengan bata merah, dan jumlah per meter persegi.

Engsel Pintu yang Bagus: Jenis, Bahan, dan Jumlahnya
Panduan memilih engsel pintu yang bagus: jenis kupu-kupu, sendok, pivot, floor hinge, bahan anti karat, ukuran, dan jumlah engsel sesuai tinggi pintu.

Wiremesh: Jenis, Ukuran, Berat, dan Fungsi untuk Dak
Panduan wiremesh besi anyaman las: arti kode M4-M10, ukuran lembar dan roll, jarak spasi, tabel berat SNI, fungsi untuk dak, dan cara hitung kebutuhan.



