Desain Rumah

Rumah Klasik 2 Lantai Emporio Architect: Denah dan Material

Tur foto dan pembagian ruang rumah klasik karya Emporio Architect, plus material yang umum dipakai untuk gaya ini: beton, besi, dan plafon.

Elisya · Desain & Estetika
8 menit baca
Rumah Klasik 2 Lantai Emporio Architect: Denah dan Material

Gaya klasik sering dianggap sekadar urusan ornamen. Rumah 2 lantai karya Emporio Architect di Jawa Barat ini membuktikan bahwa kesan megahnya justru lahir dari proporsi kolom, pembagian zona yang tegas, dan material yang konsisten dari fasad sampai interior.

Emporio Architect mengizinkan kami menampilkan foto hasil konstruksi proyek ini. Kami mengulas tampak dan pembagian ruangnya, lalu memetakan material yang umumnya dipakai untuk gaya serupa. Kalau Anda masih membandingkan beberapa gaya, lihat juga 10 inspirasi desain rumah klasik Eropa.

Jawaban singkat: Rumah klasik 2 lantai karya Emporio Architect di Jawa Barat ini memadukan fasad simetris, kolom tinggi berornamen, porte-cochère (kanopi drop-off) dengan skylight, dan balkon berpagar ornamen. Rumahnya terdiri dari dua lantai dan dak atap, dengan zona tamu, keluarga, dan servis yang dipisahkan tegas.

Artikel ini ditulis tim Tokban berdasarkan data proyek dari Emporio Architect; pembahasan materialnya disusun Tokban, bukan rekomendasi Emporio Architect. Foto sampul dan foto: Emporio Architect, digunakan dengan izin. Foto sampul dipotong.

Sekilas Proyek

Di situs Emporio Architect, proyek ini diberi nama Rumah Mr. A. Berikut data utamanya.

Arsitek Emporio Architect
Lokasi Jawa Barat
Gaya Klasik tropis
Ukuran Tanah 30 × 60 m
Luas Bangunan 1.267 m²
Jumlah Lantai 2 lantai + dak atap
Kamar 7 kamar tidur, 2 kamar ART
Kamar Mandi 7 kamar mandi + 3 toilet tamu
Parkir 4 mobil (garasi 2, carport 2)
Linimasa Halaman desain terbit April 2022, hasil konstruksi dipublikasikan Januari 2025

Data di atas mengacu pada spesifikasi yang dipublikasikan Emporio Architect di halaman desain aslinya.

Mengenal Emporio Architect

Sponsored

Emporio Architect
Studio arsitektur dan interior, berdiri sejak 2006

Didirikan pada 2006 oleh Ar. Ida Bagus Gede Sasra Bhanutama, Emporio Architect melayani desain rumah, vila, interior, bangunan komersial, renovasi, hingga manajemen konstruksi.

Berdiri
2006, fokus arsitektur sejak 2014
Kantor
Jakarta, Bandung, Surabaya, Yogyakarta, Semarang, Bali, Balikpapan
Penghargaan
Luxury Lifestyle Awards, Best Luxury Architect Studio Indonesia 2021–2023
Layanan
Desain, interior, renovasi, manajemen konstruksi

Profil disusun dari informasi di situs resmi Emporio Architect. Penghargaan di atas diberikan untuk studio, bukan untuk proyek di artikel ini.

Tur Foto: Elemen Klasik dari Fasad hingga Interior

Gaya klasik rumah ini dibangun dari elemen yang berulang dan teratur: kolom tinggi, list profil di setiap tepi, jendela lengkung, dan railing berornamen. Warna dasarnya putih, diimbangi dinding bermotif marmer cokelat sebagai aksen.

Porte-Cochère dengan Skylight

Pusat komposisinya adalah porte-cochère, kanopi tempat mobil berhenti tepat di depan pintu masuk. Kolom bulat beralur dengan kepala kolom berornamen daun menopang plafon yang dilengkapi skylight kaca dan lampu gantung, sehingga area drop-off terasa seperti lobi terbuka.

Tampak depan rumah klasik dua lantai dengan kanopi drop-off berkolom tinggi, difoto siang hari saat langit mendung
Tampak depan pada siang hari. Foto: Emporio Architect
Area drop-off beratap dengan kolom tinggi, plafon skylight, dan lampu gantung cincin di tengahnya
Area drop-off dengan skylight dan lampu gantung. Foto: Emporio Architect

Balkon dan Pintu Utama

Tiga balkon berpagar ornamen berjajar di lantai atas, dengan balkon tengah tepat di atas pintu utama. Pintu berdaun ganda diapit kolom tinggi dan dinding bermotif marmer, memberi titik fokus yang jelas saat tamu turun dari mobil.

Tampak depan pintu masuk utama pada siang hari, diapit kolom tinggi dan tiga balkon berpagar ornamen
Tiga balkon di fasad depan, satu tepat di atas pintu utama. Foto: Emporio Architect
Pintu masuk utama di antara dua kolom berornamen, dengan balkon berornamen dan anak tangga bermotif marmer
Pintu masuk utama saat senja. Foto: Emporio Architect
Detail fasad sayap kanan saat senja: balkon berpagar ornamen, jendela lengkung, dan dinding bermotif marmer
Balkon dan jendela lengkung sayap kanan. Foto: Emporio Architect

Halaman Belakang: Kolam Renang dan Gazebo Berkubah

Di sisi belakang, kolonade dua lantai menghadap kolam renang dengan jalur pijakan (stepping stone) di atas rumput. Gazebo beratap kubah di sisi kolam memakai kolom beralur dan list profil yang senada dengan fasad depan, dengan kepala kolom yang lebih polos.

Tampak belakang rumah klasik dengan kolonade dua lantai menghadap kolam renang
Kolonade belakang dan kolam renang. Foto: Emporio Architect
Gazebo beratap kubah dengan kolom putih dan lampu gantung di taman belakang
Gazebo berkubah di sisi kolam. Foto: Emporio Architect

Foyer, Tangga Lengkung, dan Ruang Makan

Di bagian dalam, foyer dengan dinding bermotif marmer mengarah ke tangga lengkung dengan railing berornamen dan lampu kristal yang menjuntai di void. Ruang makan setinggi dua lantai membuat lampu gantungnya menjadi pusat perhatian.

Foyer dengan dinding panel bermotif marmer dan lantai bergaris gelap
Foyer dengan dinding bermotif marmer. Foto: Emporio Architect
Tangga lengkung dengan railing berornamen dan lampu kristal panjang di void
Tangga lengkung dan lampu kristal. Foto: Emporio Architect
Ruang makan setinggi dua lantai dengan lampu gantung kristal dan meja makan panjang
Ruang makan setinggi dua lantai. Foto: Emporio Architect

Pembagian Zona Rumah Klasik 2 Lantai

Atas permintaan pemilik, denah rumah ini tidak kami tampilkan. Secara garis besar, pembagian ruangnya mengikuti pola yang lazim pada rumah klasik berukuran besar: area tamu dan drop-off di depan, ruang keluarga dan ruang makan di tengah, kolam renang dan taman di belakang, sementara area servis punya jalur sendiri agar tidak bersinggungan dengan jalur tamu.

Lantai Dasar

  • Area tamu: drop-off, teras, foyer, dan ruang tamu.
  • Area keluarga: ruang keluarga, serta ruang makan setinggi dua lantai dengan tangga lengkung.
  • Kamar: kamar tidur utama dan kamar tidur tamu.
  • Area servis: dapur kering dengan island dan dapur basah yang terpisah.
  • Luar ruang: kolam renang, deck, gazebo, dan taman.
  • Parkir: garasi dan carport untuk empat mobil.

Lantai Atas

  • Kamar: kamar-kamar tidur yang masing-masing punya kamar mandi sendiri.
  • Area keluarga: ruang keluarga kedua.
  • Ruang terbuka: void di atas ruang makan dan tangga, serta balkon berpagar ornamen di sisi depan.

Langit-langit yang tinggi dan void di tengah rumah membuat kolom serta lampu kristal terasa megah, sementara skylight di plafon porte-cochère membawa cahaya alami ke area drop-off.

Tokban — Marketplace Bahan Bangunan dan Perlengkapan Rumah

Material yang Membentuk Gaya Klasik

Spesifikasi material proyek ini tidak dipublikasikan, jadi daftar elemen di tabel berikut hanya menggambarkan apa yang tampak di foto. Di sebelahnya ada material yang umum dipakai untuk elemen serupa, sebagai bekal saat Anda menyusun daftar kebutuhan bersama arsitek dan kontraktor.

Elemen Material yang Umum Dipakai Kategori Terkait
Kolom dan Balok Struktur Beton bertulang: semen, pasir, split, besi beton Besi Beton
Ornamen dan List Profil GRC atau ornamen cetak di lisplang dan kepala kolom Lisplang GRC
Plafon Drop dan Cove Light Papan gypsum, rangka hollow, list profil Plafon
Lantai dan Dinding Bermotif Marmer Granit atau marmer, termasuk pola inlay di lantai Keramik dan Granit
Jendela Lengkung dan Skylight Kusen aluminium dan kaca, termasuk kaca pengaman untuk atap Kusen Aluminium
Railing Balkon dan Tangga Besi atau aluminium cor berornamen, dengan cat pelindung Cat Besi
Cat Fasad Putih Cat eksterior tahan cuaca dan jamur Cat Tembok
Dak Atap Plat beton dengan lapisan waterproofing Waterproofing

Di interior, kuncinya ada pada perencanaan pola. Lantai bermotif inlay, panel dinding bermotif marmer dengan bingkai list keemasan, dan panel bermotif onyx dengan lampu di baliknya perlu dirancang polanya sejak awal, bukan sekadar dipilih materialnya.

Ruang tamu dengan panel dinding bermotif onyx yang diterangi dari belakang dan lantai bermotif inlay
Dinding bermotif onyx dan lantai inlay. Foto: Emporio Architect
Dapur dengan island, panel dinding bermotif marmer berbingkai keemasan, dan lantai berpola inlay
Dapur dengan lantai berpola inlay. Foto: Emporio Architect

Tips Merencanakan Rumah Klasik 2 Lantai

  1. Proporsi dulu, ornamen belakangan. Tinggi dan jarak kolom menentukan kesan klasik jauh lebih kuat daripada jumlah ukiran.
  2. Pisahkan jalur tamu dan jalur servis. Drop-off dan foyer di depan, sementara dapur basah dan area ART punya akses sendiri.
  3. Sesuaikan dengan iklim tropis. Porte-cochère, balkon, dan teras yang dalam memberi keteduhan, sementara warna putih memantulkan panas.
  4. Rencanakan pola lantai dan dinding sejak awal. Lantai inlay dan dinding bercorak butuh gambar pola dan cadangan material yang cukup.
  5. Susun daftar material per tahap. Struktur, dinding, finishing fasad, lalu interior. Daftar yang rapi memudahkan Anda membandingkan penawaran.

Catatan: angka spesifikasi, ukuran, dan kebutuhan material di artikel ini adalah acuan umum yang bisa berbeda antar merek, standar pabrik, dan kondisi lapangan. Untuk perhitungan dan pelaksanaan di proyek Anda, konsultasikan dulu dengan tukang berpengalaman atau tenaga ahli yang kompeten.

Pertanyaan Seputar Rumah Klasik 2 Lantai

Apa ciri desain rumah klasik 2 lantai?
Fasad simetris, kolom tinggi dengan kepala kolom berornamen, list profil di tepi atap dan jendela, jendela lengkung, serta balkon berpagar ornamen.

Seperti apa contoh denah rumah klasik 2 lantai?
Umumnya lantai dasar menampung area tamu, ruang keluarga, dapur, dan kamar utama, sedangkan lantai atas berisi kamar-kamar tidur dan ruang keluarga kedua. Denah rumah pada artikel ini tidak kami tampilkan untuk menjaga privasi pemilik, tetapi pembagian zonanya kami uraikan di bagian atas.

Material apa yang dipakai untuk kolom dan ornamen rumah klasik?
Umumnya kolom dibuat dari beton bertulang, sedangkan ornamen kepala kolom dan list profil biasanya berupa GRC atau ornamen cetak. Pilihan akhirnya sebaiknya diputuskan bersama arsitek dan kontraktor.

Apakah rumah klasik cocok untuk iklim tropis?
Cocok, asalkan desainnya disesuaikan dengan iklim. Emporio sendiri menyebut gaya rumah ini klasik tropis. Pada proyek ini, porte-cochère, kolonade belakang, dan balkon memberi keteduhan, sementara warna putih membantu memantulkan panas.

Wujudkan Rumah Klasik Anda

Untuk konsep, denah, dan gambar kerja, konsultasikan rencana Anda dengan tim Emporio Architect. Setelah daftar material tersusun, tim Tokban bisa membantu pengadaannya untuk proyek di Jakarta, Jawa Barat, dan Banten.

Kirim daftar material Anda lewat chat WhatsApp Tokban di sini untuk mendapatkan penawaran.

Bagikan:WhatsApp
Elisya

Elisya

Desain & Estetika

Elisya adalah kontributor desain dan estetika di Tokban. Sebelum menulis tentang hunian, ia lama mengelola sebuah studio foto dan menangani pemotretan produk untuk merek fashion dan kecantikan, pekerjaan yang menuntut kepekaan tinggi pada warna, komposisi, detail, dan pencahayaan. Pengalaman itu kini ia alihkan ke dunia rumah: menulis tentang kombinasi warna cat, penataan denah, pemilihan material dan flooring, serta sentuhan dekoratif yang membuat sebuah ruang terasa nyaman sekaligus enak dipandang.

Artikel Terkait

Artikel Terbaru