Desain Rumah
Rumah Klasik 2 Lantai Emporio Architect: Denah dan Material
Tur foto dan pembagian ruang rumah klasik karya Emporio Architect, plus material yang umum dipakai untuk gaya ini: beton, besi, dan plafon.

Gaya klasik sering dianggap sekadar urusan ornamen. Rumah 2 lantai karya Emporio Architect di Jawa Barat ini membuktikan bahwa kesan megahnya justru lahir dari proporsi kolom, pembagian zona yang tegas, dan material yang konsisten dari fasad sampai interior.
Emporio Architect mengizinkan kami menampilkan foto hasil konstruksi proyek ini. Kami mengulas tampak dan pembagian ruangnya, lalu memetakan material yang umumnya dipakai untuk gaya serupa. Kalau Anda masih membandingkan beberapa gaya, lihat juga 10 inspirasi desain rumah klasik Eropa.
Jawaban singkat: Rumah klasik 2 lantai karya Emporio Architect di Jawa Barat ini memadukan fasad simetris, kolom tinggi berornamen, porte-cochère (kanopi drop-off) dengan skylight, dan balkon berpagar ornamen. Rumahnya terdiri dari dua lantai dan dak atap, dengan zona tamu, keluarga, dan servis yang dipisahkan tegas.
Artikel ini ditulis tim Tokban berdasarkan data proyek dari Emporio Architect; pembahasan materialnya disusun Tokban, bukan rekomendasi Emporio Architect. Foto sampul dan foto: Emporio Architect, digunakan dengan izin. Foto sampul dipotong.
Sekilas Proyek
Di situs Emporio Architect, proyek ini diberi nama Rumah Mr. A. Berikut data utamanya.
| Arsitek | Emporio Architect |
|---|---|
| Lokasi | Jawa Barat |
| Gaya | Klasik tropis |
| Ukuran Tanah | 30 × 60 m |
| Luas Bangunan | 1.267 m² |
| Jumlah Lantai | 2 lantai + dak atap |
| Kamar | 7 kamar tidur, 2 kamar ART |
| Kamar Mandi | 7 kamar mandi + 3 toilet tamu |
| Parkir | 4 mobil (garasi 2, carport 2) |
| Linimasa | Halaman desain terbit April 2022, hasil konstruksi dipublikasikan Januari 2025 |
Data di atas mengacu pada spesifikasi yang dipublikasikan Emporio Architect di halaman desain aslinya.
Mengenal Emporio Architect
Tur Foto: Elemen Klasik dari Fasad hingga Interior
Gaya klasik rumah ini dibangun dari elemen yang berulang dan teratur: kolom tinggi, list profil di setiap tepi, jendela lengkung, dan railing berornamen. Warna dasarnya putih, diimbangi dinding bermotif marmer cokelat sebagai aksen.
Porte-Cochère dengan Skylight
Pusat komposisinya adalah porte-cochère, kanopi tempat mobil berhenti tepat di depan pintu masuk. Kolom bulat beralur dengan kepala kolom berornamen daun menopang plafon yang dilengkapi skylight kaca dan lampu gantung, sehingga area drop-off terasa seperti lobi terbuka.


Balkon dan Pintu Utama
Tiga balkon berpagar ornamen berjajar di lantai atas, dengan balkon tengah tepat di atas pintu utama. Pintu berdaun ganda diapit kolom tinggi dan dinding bermotif marmer, memberi titik fokus yang jelas saat tamu turun dari mobil.



Halaman Belakang: Kolam Renang dan Gazebo Berkubah
Di sisi belakang, kolonade dua lantai menghadap kolam renang dengan jalur pijakan (stepping stone) di atas rumput. Gazebo beratap kubah di sisi kolam memakai kolom beralur dan list profil yang senada dengan fasad depan, dengan kepala kolom yang lebih polos.


Foyer, Tangga Lengkung, dan Ruang Makan
Di bagian dalam, foyer dengan dinding bermotif marmer mengarah ke tangga lengkung dengan railing berornamen dan lampu kristal yang menjuntai di void. Ruang makan setinggi dua lantai membuat lampu gantungnya menjadi pusat perhatian.



Pembagian Zona Rumah Klasik 2 Lantai
Atas permintaan pemilik, denah rumah ini tidak kami tampilkan. Secara garis besar, pembagian ruangnya mengikuti pola yang lazim pada rumah klasik berukuran besar: area tamu dan drop-off di depan, ruang keluarga dan ruang makan di tengah, kolam renang dan taman di belakang, sementara area servis punya jalur sendiri agar tidak bersinggungan dengan jalur tamu.
Lantai Dasar
- Area tamu: drop-off, teras, foyer, dan ruang tamu.
- Area keluarga: ruang keluarga, serta ruang makan setinggi dua lantai dengan tangga lengkung.
- Kamar: kamar tidur utama dan kamar tidur tamu.
- Area servis: dapur kering dengan island dan dapur basah yang terpisah.
- Luar ruang: kolam renang, deck, gazebo, dan taman.
- Parkir: garasi dan carport untuk empat mobil.
Lantai Atas
- Kamar: kamar-kamar tidur yang masing-masing punya kamar mandi sendiri.
- Area keluarga: ruang keluarga kedua.
- Ruang terbuka: void di atas ruang makan dan tangga, serta balkon berpagar ornamen di sisi depan.
Langit-langit yang tinggi dan void di tengah rumah membuat kolom serta lampu kristal terasa megah, sementara skylight di plafon porte-cochère membawa cahaya alami ke area drop-off.

Material yang Membentuk Gaya Klasik
Spesifikasi material proyek ini tidak dipublikasikan, jadi daftar elemen di tabel berikut hanya menggambarkan apa yang tampak di foto. Di sebelahnya ada material yang umum dipakai untuk elemen serupa, sebagai bekal saat Anda menyusun daftar kebutuhan bersama arsitek dan kontraktor.
| Elemen | Material yang Umum Dipakai | Kategori Terkait |
|---|---|---|
| Kolom dan Balok Struktur | Beton bertulang: semen, pasir, split, besi beton | Besi Beton |
| Ornamen dan List Profil | GRC atau ornamen cetak di lisplang dan kepala kolom | Lisplang GRC |
| Plafon Drop dan Cove Light | Papan gypsum, rangka hollow, list profil | Plafon |
| Lantai dan Dinding Bermotif Marmer | Granit atau marmer, termasuk pola inlay di lantai | Keramik dan Granit |
| Jendela Lengkung dan Skylight | Kusen aluminium dan kaca, termasuk kaca pengaman untuk atap | Kusen Aluminium |
| Railing Balkon dan Tangga | Besi atau aluminium cor berornamen, dengan cat pelindung | Cat Besi |
| Cat Fasad Putih | Cat eksterior tahan cuaca dan jamur | Cat Tembok |
| Dak Atap | Plat beton dengan lapisan waterproofing | Waterproofing |
Di interior, kuncinya ada pada perencanaan pola. Lantai bermotif inlay, panel dinding bermotif marmer dengan bingkai list keemasan, dan panel bermotif onyx dengan lampu di baliknya perlu dirancang polanya sejak awal, bukan sekadar dipilih materialnya.


Tips Merencanakan Rumah Klasik 2 Lantai
- Proporsi dulu, ornamen belakangan. Tinggi dan jarak kolom menentukan kesan klasik jauh lebih kuat daripada jumlah ukiran.
- Pisahkan jalur tamu dan jalur servis. Drop-off dan foyer di depan, sementara dapur basah dan area ART punya akses sendiri.
- Sesuaikan dengan iklim tropis. Porte-cochère, balkon, dan teras yang dalam memberi keteduhan, sementara warna putih memantulkan panas.
- Rencanakan pola lantai dan dinding sejak awal. Lantai inlay dan dinding bercorak butuh gambar pola dan cadangan material yang cukup.
- Susun daftar material per tahap. Struktur, dinding, finishing fasad, lalu interior. Daftar yang rapi memudahkan Anda membandingkan penawaran.
Catatan: angka spesifikasi, ukuran, dan kebutuhan material di artikel ini adalah acuan umum yang bisa berbeda antar merek, standar pabrik, dan kondisi lapangan. Untuk perhitungan dan pelaksanaan di proyek Anda, konsultasikan dulu dengan tukang berpengalaman atau tenaga ahli yang kompeten.
Pertanyaan Seputar Rumah Klasik 2 Lantai
Apa ciri desain rumah klasik 2 lantai?
Fasad simetris, kolom tinggi dengan kepala kolom berornamen, list profil di tepi atap dan jendela, jendela lengkung, serta balkon berpagar ornamen.
Seperti apa contoh denah rumah klasik 2 lantai?
Umumnya lantai dasar menampung area tamu, ruang keluarga, dapur, dan kamar utama, sedangkan lantai atas berisi kamar-kamar tidur dan ruang keluarga kedua. Denah rumah pada artikel ini tidak kami tampilkan untuk menjaga privasi pemilik, tetapi pembagian zonanya kami uraikan di bagian atas.
Material apa yang dipakai untuk kolom dan ornamen rumah klasik?
Umumnya kolom dibuat dari beton bertulang, sedangkan ornamen kepala kolom dan list profil biasanya berupa GRC atau ornamen cetak. Pilihan akhirnya sebaiknya diputuskan bersama arsitek dan kontraktor.
Apakah rumah klasik cocok untuk iklim tropis?
Cocok, asalkan desainnya disesuaikan dengan iklim. Emporio sendiri menyebut gaya rumah ini klasik tropis. Pada proyek ini, porte-cochère, kolonade belakang, dan balkon memberi keteduhan, sementara warna putih membantu memantulkan panas.
Wujudkan Rumah Klasik Anda
Untuk konsep, denah, dan gambar kerja, konsultasikan rencana Anda dengan tim Emporio Architect. Setelah daftar material tersusun, tim Tokban bisa membantu pengadaannya untuk proyek di Jakarta, Jawa Barat, dan Banten.
Kirim daftar material Anda lewat chat WhatsApp Tokban di sini untuk mendapatkan penawaran.

Elisya
Desain & Estetika
Elisya adalah kontributor desain dan estetika di Tokban. Sebelum menulis tentang hunian, ia lama mengelola sebuah studio foto dan menangani pemotretan produk untuk merek fashion dan kecantikan, pekerjaan yang menuntut kepekaan tinggi pada warna, komposisi, detail, dan pencahayaan. Pengalaman itu kini ia alihkan ke dunia rumah: menulis tentang kombinasi warna cat, penataan denah, pemilihan material dan flooring, serta sentuhan dekoratif yang membuat sebuah ruang terasa nyaman sekaligus enak dipandang.
Artikel Terkait

10 Inspirasi Desain Rumah Klasik Eropa dan Ciri Khasnya
Inspirasi desain rumah klasik Eropa: dari Mediterania sampai Georgian, ciri khas arsitekturnya, dan cara mengadaptasi ke iklim tropis Indonesia.

10 Inspirasi Desain Rumah Korea Minimalis Mewah Modern Elegan
Tidak dapat dipungkiri, bahwa dalam beberapa tahun terakhir Korea Selatan memang seolah menjadi kiblat bagi berbagai kalangan, khususnya milenial. Bukan hanya…

8 Contoh Rumah Gaya Amerika Modern, Klasik dan Minimalis
Kumpulan contoh rumah gaya Amerika modern, klasik, farmhouse, dan minimalis lengkap dengan ciri khas dan cara mengadaptasinya ke iklim tropis.

Rumah Type 70: Denah, Spesifikasi, dan Inspirasi Desain Minimalis
Panduan lengkap rumah type 70: jumlah kamar, luas tanah 70/120 dan 70/150, denah, spesifikasi umum, inspirasi desain minimalis, dan kebutuhan materialnya.




