Material Bangunan
Pompa Shimizu: Jenis, Spesifikasi, dan Cara Memilih
Panduan pompa Shimizu: jenis sumur dangkal, semi jet, jet pump, booster, dan celup, plus spesifikasi kunci dan cara memilih sesuai kedalaman muka air.

Kalau Anda sedang mencari pompa air untuk rumah, nama Shimizu hampir pasti muncul di daftar rekomendasi tukang, toko bangunan, maupun marketplace. Merek ini sudah puluhan tahun mengisi pasar pompa rumah tangga di Indonesia, dengan jajaran model yang cukup panjang mulai dari pompa sumur dangkal kecil sampai pompa submersible untuk sumur bor.
Masalahnya, banyak orang membeli pompa hanya berdasarkan angka watt atau harga termurah, lalu kecewa karena airnya tidak naik atau tekanannya lemah di lantai dua. Padahal kunci pemilihan pompa ada pada kedalaman permukaan air dan total ketinggian dorong, bukan pada besar kecilnya daya listrik. Artikel ini membedah jenis pompa Shimizu, spesifikasi yang wajib dibaca, dan cara mencocokkannya dengan kondisi sumur Anda.
Jawaban singkat: Shimizu adalah merek pompa air asal Indonesia yang berdiri sejak 1990 dan memproduksi lebih dari 70 model pompa rumah tangga, dari sumur dangkal, semi jet, jet pump sumur dalam, home booster, pompa celup, hingga submersible sumur bor. Pemilihan modelnya ditentukan oleh kedalaman permukaan air (bukan kedalaman sumur) dan total head yang Anda butuhkan. Pompa sumur dangkal secara fisika terbatas sekitar 9 meter daya hisap, sehingga muka air yang lebih dalam menuntut semi jet, jet pump, atau submersible.
Mengenal Shimizu dan Posisinya di Pasar Indonesia
Meskipun namanya terdengar Jepang, Shimizu memperkenalkan dirinya di situs resminya sebagai perusahaan pompa air asal Indonesia. Produksinya dimulai tahun 1990 di Cikupa, Tangerang, lalu dipindahkan ke Balaraja, Tangerang, pada tahun 2002 dengan area pabrik yang berkembang dari sekitar 1,5 hektar menjadi 23 hektar.
Dari sisi sertifikasi, Shimizu menyebutkan sistem manajemen mutu ISO 9001 yang diperolehnya pada 2010 melalui SGS, serta sertifikat SNI untuk pompa air pada 2011 dari SUCOFINDO. Perusahaan mengklaim dirinya sebagai merek pompa pertama di Indonesia yang meraih sertifikat SNI tersebut. Klaim itu berasal dari pihak Shimizu sendiri, jadi posisikan sebagai profil merek, bukan hasil uji independen.
Yang membuat merek ini praktis untuk pasar rumah tangga adalah lini produknya yang lengkap dan jaringan service center resminya. Untuk pembanding jenis pompa secara umum di luar satu merek, Anda bisa membaca ulasan jenis pompa air lebih dulu sebelum masuk ke pemilihan model.
Jenis Pompa Shimizu dan Peruntukannya
Katalog Shimizu terbagi ke beberapa kategori besar. Memahami kategorinya lebih penting daripada menghafal kode model, karena satu kategori bisa punya banyak varian dengan performa berjenjang.
Pompa Sumur Dangkal (Shallow Well)
Ini kelompok paling ramai dipakai di rumah tapak dengan sumur gali atau tandon di permukaan. Shimizu membagi lini ini menjadi versi non otomatis dan otomatis. Contoh yang bisa dicek langsung di situs resminya: PS-116 BIT (non otomatis, daya output 125 watt, input 290 watt, daya hisap maksimal 9 meter, total head 28 meter, kapasitas maksimal 34 liter per menit) dan PS-135 E (otomatis, output 125 watt, input 0,33 kW, daya hisap 9 meter, total head 30 meter, kapasitas maksimal 31 liter per menit, pipa hisap dan pipa dorong 1 inci).

Gambar produk di artikel ini hanya ilustrasi/referensi, bukan foto produk asli. Untuk foto dan spesifikasi produk yang kami jual, silakan konsultasi dulu sebelum membeli.
Untuk kebutuhan debit lebih besar, ada varian berdaya lebih tinggi seperti PS-226 BIT dengan output 200 watt, input 550 watt, daya hisap tetap 9 meter, total head 36 meter, dan kapasitas maksimal 50 liter per menit. Perhatikan pola ini: menambah watt menaikkan debit dan total head, tetapi tidak menambah daya hisap.
Pompa Semi Jet
Semi jet adalah jembatan antara pompa sumur dangkal dan jet pump. Di dalam rumah pompanya ada nozzle venturi yang menyemprotkan kembali sebagian air bertekanan, sehingga tercipta vakum tambahan dan daya hisap naik melewati batas pompa dangkal biasa. Contohnya JET-108 BIT dengan output 150 watt, input 0,35 kW, daya hisap maksimal 11 meter, total head 30 meter, dan kapasitas maksimal 55 liter per menit. Varian JET-100 BIT juga tercatat dengan daya hisap maksimal 11 meter.
Pompa Sumur Dalam atau Jet Pump
Jet pump memakai dua pipa vertikal dan ejector (jet nozzle) yang dipasang di ujung pipa hisap di dalam sumur. Ejector inilah yang memungkinkan pompa menarik air dari kedalaman yang tidak mungkin dijangkau pompa dangkal. Model yang jelas terdokumentasi adalah PC-375 BIT: output 375 watt, input 0,68 kW, daya hisap maksimal 40 meter, total head maksimal 60 meter, kapasitas maksimal 33 liter per menit, pipa hisap 1¼ inci, pipa dorong 1 inci, berat 17 kg, dilengkapi thermal protector, dengan garansi motor 3 tahun.

Perhatikan kurva performanya. Pada PC-375 BIT, head 32 meter menghasilkan sekitar 25 liter per menit, sementara head 44 meter turun ke sekitar 11 liter per menit. Angka maksimal di brosur hampir selalu kondisi ideal, bukan kondisi rumah Anda.
Pompa Submersible untuk Sumur Bor
Untuk sumur bor dalam, solusinya bukan menghisap dari atas melainkan menenggelamkan pompa di dalam air. Shimizu punya lini submersible mulai 2 inci hingga 4 inci. Pada seri 3 inci premium misalnya, tabel spesifikasi resminya mencatat SPG20-311K BIT sebagai 0,5 HP dengan output 370 watt, 11 impeller, dan total head maksimal 44 meter; SPG20-315K BIT juga 0,5 HP dengan output 370 watt, tetapi memakai 15 impeller sehingga total head maksimalnya 64 meter; serta SPG20-321K BIT 0,75 HP dengan output 550 watt, 21 impeller, dan total head maksimal 90 meter. Pola ini yang perlu dipahami: jumlah impeller yang bertambah menaikkan kemampuan head, bukan sekadar besarnya daya. Ukuran casing sumur bor Anda menentukan diameter pompa yang boleh masuk.
Pompa Dorong atau Home Booster
Booster tidak dipakai untuk menyedot dari sumur, tugasnya menaikkan tekanan air yang sudah tersedia, misalnya dari tandon atas atau jaringan air kota yang lemah. PB-228 BIT tercatat dengan output 200 watt, input 400 watt, daya dorong maksimal 33 meter, dan kapasitas maksimal 40 liter per menit, memakai automatic flow switch yang menyala saat ada aliran minimal 3 liter per menit. Halaman resmi Shimizu menyebutkan model ini diarahkan untuk maksimal sekitar 6 titik keluaran air. Di kelas atas ada home booster inverter seperti SIP-500 BIT dengan daya hisap maksimal 6,5 meter, total head maksimal 53 meter, kapasitas maksimal 110 liter per menit, dan jumlah titik keluaran air 6.
Pompa Celup untuk Air Bersih dan Air Kotor
Pompa celup dipakai untuk memindahkan air dari bak, kolam, atau genangan, termasuk air kotor. SPW-500 BIT misalnya memiliki output 500 watt, input 0,61 kW, total head maksimal 12 meter, kapasitas maksimal 210 liter per menit, batas terendam 5 meter, ukuran pipa 2 inci, berat 12,5 kg, panjang kabel hingga 10 meter, dan garansi motor 1 tahun. Karakternya jelas: debit sangat besar, tetapi head rendah.

Spesifikasi Pompa Air yang Perlu Dibaca Sebelum Membeli
Lima angka berikut yang menentukan cocok atau tidaknya sebuah pompa, dan hanya satu di antaranya yang biasa dipakai orang saat membandingkan produk.
- Daya hisap: jarak vertikal maksimal dari permukaan air ke pompa. Ini pagar pembatas paling keras dan tidak bisa ditawar dengan menambah watt.
- Total head: total ketinggian kerja pompa, gabungan sisi hisap dan sisi dorong. Semakin dalam hisapnya, semakin berkurang sisa kemampuan dorongnya.
- Kapasitas (liter per menit): debit air. Angka maksimal di brosur berlaku pada head rendah, jadi selalu lihat tabel head versus kapasitas.
- Daya listrik output dan input: output adalah daya poros, input adalah konsumsi listrik nyata yang membebani meteran Anda. Pada PS-135 E misalnya, output 125 watt tetapi input 0,33 kW.
- Diameter pipa hisap dan dorong: menentukan ukuran pipa serta fitting yang harus Anda siapkan, misalnya 1 inci pada banyak pompa dangkal dan 1¼ inci untuk sisi hisap jet pump.
| Model | Kategori | Daya output | Daya hisap maks | Total head maks | Kapasitas maks |
|---|---|---|---|---|---|
| PS-116 BIT | Sumur dangkal, non otomatis | 125 watt | 9 m | 28 m | 34 L/menit |
| PS-135 E | Sumur dangkal, otomatis | 125 watt | 9 m | 30 m | 31 L/menit |
| PS-226 BIT | Sumur dangkal, non otomatis | 200 watt | 9 m | 36 m | 50 L/menit |
| JET-108 BIT | Semi jet | 150 watt | 11 m | 30 m | 55 L/menit |
| PC-375 BIT | Sumur dalam (jet pump) | 375 watt | 40 m | 60 m | 33 L/menit |
| PB-228 BIT | Home booster | 200 watt | Bukan untuk hisap sumur | Daya dorong 33 m | 40 L/menit |
| SPW-500 BIT | Pompa celup | 500 watt | Dicelup, batas terendam 5 m | 12 m | 210 L/menit |
Angka pada tabel di atas dikutip dari halaman produk resmi Shimizu dan berlaku sebagai spesifikasi maksimal. Varian yang beredar bisa mendapat pembaruan, jadi cek ulang lembar spesifikasi unit yang benar-benar Anda beli.

Cara Memilih Pompa Sesuai Kedalaman Sumur dan Jumlah Titik Air
Kesalahan paling sering terjadi di langkah pertama: orang menyebutkan kedalaman sumur, padahal yang dibutuhkan adalah kedalaman permukaan air, yaitu jarak vertikal dari muka air ke posisi pompa. Sumur sedalam 15 meter dengan muka air di 5 meter masih masuk kategori dangkal, sementara sumur 10 meter yang muka airnya turun ke 9 meter di musim kemarau sudah bermasalah untuk pompa dangkal.
Batasnya bukan soal merek, tapi fisika. Pompa yang menghisap dari atas mengandalkan tekanan atmosfer, dan di dekat permukaan laut tekanan itu hanya mampu mengangkat kolom air sekitar 9 sampai 10 meter. Itu sebabnya pompa sumur dangkal, termasuk lini Shimizu, umumnya berhenti di sekitar 9 meter daya hisap.

Panduan praktis yang lazim dipakai teknisi pompa di Indonesia kira-kira begini:
- Muka air kurang dari 7 meter: pompa sumur dangkal sudah cukup, pilih versi otomatis kalau Anda ingin pompa mengikuti bukaan keran.
- Muka air sekitar 7 sampai 9 meter: arahkan ke semi jet, karena pompa dangkal biasa akan bekerja di ambang batasnya dan mudah kehilangan pancingan.
- Muka air belasan sampai 20 hingga 30 meter atau sumur bor: gunakan jet pump dengan ejector di dalam sumur.
- Sumur bor dalam: pakai submersible yang ditenggelamkan, dengan diameter menyesuaikan casing sumur.
- Air sudah tersedia tapi tekanan lemah: masalahnya bukan hisap, jadi yang Anda butuhkan booster, bukan pompa sumur.
Setelah jenis ditentukan, hitung sisi dorongnya. Jumlahkan jarak vertikal dari muka air ke pompa, lalu dari pompa ke keran tertinggi (misalnya lantai dua atau tandon di atas), tambahkan rugi gesek pipa dan belokan, baru bandingkan dengan total head pompa. Jumlah titik air ikut menentukan kapasitas: makin banyak keran, shower, dan mesin cuci yang mungkin menyala bersamaan, makin besar debit yang perlu Anda sediakan. Kalau tekanan yang jadi masalah utama dan sumber airnya dari tandon, cek juga pilihan merk tandon air serta ketinggian dudukannya sebelum buru-buru menambah pompa.
Sebelum eksekusi, ada baiknya ukuran pompa dan sambungan listriknya dikonfirmasi dulu ke tukang pompa berpengalaman atau teknisi listrik bersertifikat, karena kesalahan sizing dan instalasi kelistrikan sama-sama berisiko.
| Jenis pompa | Daya hisap khas | Cocok untuk | Catatan |
|---|---|---|---|
| Sumur Dangkal | Sampai 9 m | Sumur gali atau tandon dengan muka air dangkal | Paling hemat listrik, tetapi rentan gagal hisap saat muka air turun |
| Semi Jet | Sampai sekitar 11 m | Muka air di ambang batas pompa dangkal | Nozzle venturi ada di badan pompa, instalasi masih satu pipa hisap |
| Jet Pump Sumur Dalam | Puluhan meter (contoh 40 m pada PC-375 BIT) | Sumur bor atau muka air dalam | Butuh dua pipa dan ejector di dalam sumur, konsumsi listrik lebih besar |
| Home Booster | Bukan untuk sumur (hisap sangat terbatas) | Menaikkan tekanan dari tandon atau jaringan air kota | Dinilai dari daya dorong dan jumlah titik air, bukan daya hisap |
| Pompa Celup | Ditenggelamkan di dalam air | Menguras bak, kolam, genangan, air kotor | Debit sangat besar dengan head rendah, bukan pengganti pompa sumur |
Instalasi yang Benar: Posisi Pompa, Pipa Hisap, dan Foot Valve
Sebagian besar keluhan pompa baru sebenarnya keluhan instalasi. Beberapa prinsip yang perlu dijaga:
- Letakkan pompa sedekat mungkin dengan sumber air dan sependek mungkin jalur pipa hisap, di atas dudukan yang rata dan stabil supaya getaran tidak merusak sambungan.
- Lindungi pompa dari hujan dan panas matahari langsung. Beberapa model Shimizu bahkan dijual lengkap dengan tudung dan tatakan pompa.
- Buat pipa hisap naik terus tanpa kantong udara, hindari bagian yang turun lalu naik lagi karena udara akan terperangkap di situ.
- Pasang foot valve (tusen klep) di ujung pipa hisap agar air tidak turun kembali ketika pompa mati, dan jaga jaraknya dari dasar sumur supaya tidak menyedot lumpur.
- Rapatkan setiap sambungan. Kebocoran udara sekecil apa pun di sisi hisap membuat pompa gagal membentuk vakum, dan ini penyebab nomor satu pompa mancing terus.
- Ikat pipa dengan klem pada jarak teratur supaya tidak melengkung atau menggantung menahan bobot sendiri.

Karena sisi hisap tidak boleh bocor sama sekali, pemilihan pipa dan fitting bukan urusan sepele. Pastikan diameternya sesuai lubang hisap dan dorong pompa (lihat panduan ukuran pipa PVC) dan pasang penahan yang benar dengan klem pipa PVC agar jalur pipa tetap lurus dan tidak menarik sambungan.
Peran Otomatis dan Pressure Switch
Pada pompa otomatis seperti PS-135 E, pengendalinya adalah pressure switch. Prinsipnya sederhana: saat keran dibuka, tekanan di dalam sistem turun sehingga saklar menutup kontak dan pompa menyala; saat keran ditutup, tekanan naik hingga batas atas dan saklar memutus arus. Anda tidak perlu menekan tombol apa pun, tetapi konsekuensinya sistem harus rapat, karena kebocoran kecil akan membuat tekanan turun sendiri dan pompa menyala tanpa ada yang memakai air.

Booster memakai pendekatan berbeda. PB-228 BIT misalnya memakai automatic flow switch yang membaca adanya aliran, dan akan menyala begitu ada aliran minimal 3 liter per menit. Sementara itu, pada sistem yang dilengkapi tangki tekan, kantong udara di dalam tangki bertugas jadi bantalan tekanan sehingga pompa tidak menyala setiap kali air mengalir sedikit.
Masalah Umum Pompa Air dan Penyebabnya
Pompa Tidak Menyedot atau Harus Dipancing Terus
Urutan tersangkanya cukup konsisten: kebocoran udara di sambungan pipa hisap, foot valve yang bocor, kotor, atau tersumbat lumut sehingga air balik ke sumur, udara yang terperangkap di ruang impeller sehingga vakum tidak terbentuk, muka air yang turun melewati kemampuan hisap pompa, lalu impeller atau seal mekanis yang sudah rusak. Cek dari yang paling murah dulu, yaitu sambungan dan tusen klep, sebelum membongkar pompa.
Pompa Hidup Mati Terus (Short Cycling)
Pola menyala mati dalam hitungan detik biasanya bersumber pada tangki tekan yang kehilangan tekanan udara di kantongnya, sehingga tidak ada lagi bantalan tekanan. Beberapa sumber teknis menyarankan tekanan awal tangki di kisaran sekitar 0,8 sampai 1 bar saat tangki kosong dan pompa mati, jadi periksa nilainya sesuai anjuran pabrikan sistem Anda. Penyebab lain adalah kebocoran pada pipa atau tangki, pressure switch yang rusak atau salah setelan, dan tegangan listrik yang tidak stabil.
Pompa Berisik atau Bergetar Keras
Dudukan yang tidak rata, pipa yang menggantung tanpa klem, udara yang tercampur di jalur hisap, kotoran di impeller, atau bantalan yang sudah aus adalah penyebab yang paling sering ditemui. Suara mendesis biasanya menandakan udara masuk, sedangkan air yang menetes saat pompa hidup mengarah ke seal mekanis yang perlu diganti.
Pompa Mati Sendiri Lalu Hidup Lagi
Banyak model Shimizu memakai thermal protector yang memutus arus ketika motor terlalu panas, lalu menyambung lagi setelah suhu turun. Kalau ini terjadi berulang, akar masalahnya bukan saklar itu, melainkan pompa yang dipaksa bekerja di luar kemampuannya, ventilasi yang tertutup, atau tegangan listrik yang kurang.
Perawatan Pompa Air agar Awet
- Periksa sambungan pipa hisap secara berkala, terutama setelah pompa pernah dibongkar atau dipindah.
- Bersihkan foot valve dari lumut dan pasir, karena komponen kecil ini penyebab paling sering pompa kehilangan pancingan.
- Jangan biarkan pompa bekerja tanpa air, kondisi kering merusak seal dan mempercepat panas berlebih.
- Jaga pompa tetap kering dan terlindung dari hujan, dan pastikan kaki serta baut dudukan tidak berkarat atau longgar.
- Pastikan suplai listrik stabil dan kabel serta sakelarnya sesuai kapasitas motor, bukan sambungan darurat.
- Untuk perbaikan bagian dalam seperti impeller, seal, atau kapasitor, arahkan ke service center resmi selama masa garansi motor masih berlaku.
Catatan: angka spesifikasi, ukuran, dan kebutuhan material di artikel ini adalah acuan umum yang bisa berbeda antar merek, standar pabrik, dan kondisi lapangan. Untuk perhitungan dan pelaksanaan di proyek Anda, konsultasikan dulu dengan tukang berpengalaman atau tenaga ahli yang kompeten.
Pertanyaan Seputar Pompa Shimizu
Pompa Shimizu yang bagus untuk sumur dalam yang mana?
Untuk sumur dalam, arahkan ke kategori sumur dalam (jet pump) atau submersible, bukan ke pompa dangkal berdaya besar. PC-375 BIT misalnya tercatat berdaya hisap maksimal 40 meter dengan total head maksimal 60 meter, sementara untuk sumur bor Anda bisa melihat lini submersible 3 inci seperti SPG20-315K BIT dengan total head maksimal 64 meter. Pilih berdasarkan kedalaman muka air, diameter casing sumur, dan total head yang Anda butuhkan.
Daya hisap pompa Shimizu berapa meter?
Tergantung kategorinya. Pompa sumur dangkal berhenti di sekitar 9 meter (PS-116 BIT, PS-135 E, PS-226 BIT), semi jet seperti JET-108 BIT sampai 11 meter, sedangkan jet pump sumur dalam seperti PC-375 BIT tercatat hingga 40 meter. Angka itu diukur dari permukaan air ke pompa, bukan dari dasar sumur.
Kenapa pompa air tidak menyedot padahal mesin berputar?
Paling sering karena udara masuk di sisi hisap, entah dari sambungan yang bocor atau dari foot valve yang tidak lagi menahan air, sehingga pompa tidak bisa membentuk vakum. Kemungkinan lain adalah muka air yang turun melewati batas daya hisap, impeller yang tersumbat kotoran, atau seal mekanis yang sudah bocor.
Apa beda pompa dorong dan pompa sumur dangkal?
Pompa sumur dangkal dirancang menyedot air dari bawah dan diukur dengan daya hisap, sedangkan pompa dorong (booster) dirancang menaikkan tekanan air yang sudah ada, misalnya dari tandon, dan diukur dengan daya dorong serta jumlah titik air yang bisa dilayani. Booster bukan pengganti pompa sumur.
Pompa air watt kecil apakah kuat?
Watt kecil bukan berarti lemah, tetapi kuat di area yang berbeda. Menambah watt umumnya menaikkan debit dan total head, bukan daya hisap, karena daya hisap dibatasi tekanan atmosfer. Pompa 125 watt sudah memadai untuk rumah dengan muka air dangkal dan titik air sedikit, sementara rumah dua lantai dengan banyak titik air perlu total head dan kapasitas lebih besar.
Butuh Bantuan Menyiapkan Pipa dan Fitting Instalasi Pompa?
Pekerjaan instalasi pompa selalu menuntut pipa dan fitting yang tepat ukuran dan rapat sambungannya, dan Tokban bantu pengadaan material untuk proyek Anda di bagian itu. Kirimkan rencana instalasi Anda, mulai dari diameter lubang hisap dan dorong pompa, panjang jalur pipa, sampai posisi tandon, dan tim kami akan membantu menyusun daftar kebutuhan pipa, sambungan, serta aksesorinya supaya sekali beli langsung pas.
Konsultasi kebutuhan pipa dan fitting instalasi pompa via WhatsApp

Jordy Salim
Founder, Tokban
Jordy Salim adalah Founder Tokban, marketplace dan layanan pengadaan bahan bangunan yang membantu pemilik rumah, kontraktor, dan pelaku usaha mendapatkan material berkualitas dengan proses yang lebih praktis dan transparan. Ia menulis untuk menjembatani sisi teknis konstruksi dengan kebutuhan nyata di lapangan.
LinkedInArtikel Terkait

Rangka Plafon: Jenis, Ukuran, dan Cara Memilihnya
Rangka plafon merupakan bagian penting yang menentukan kerataan, kekuatan, dan ketahanan langit-langit rumah. Walaupun nantinya tertutup papan gypsum, PVC…

Reng Baja Ringan: Fungsi, Ukuran, Harga, dan Tips Memilih yang Tepat
Saat membangun atau merenovasi atap rumah, banyak orang lebih dulu memperhatikan jenis genteng, model atap, atau warna penutup atap. Padahal, ada satu…

WPC Dinding: Jenis, Ukuran, Kelebihan, dan Cara Pasang
Panduan WPC dinding: komposisi, jenis wall panel dan fluted, ukuran umum, kelebihan, kekurangan, aplikasi fasad dan interior, plus cara pasang yang benar.

Kran Air: Jenis, Bahan, Ukuran Drat, dan Cara Memilih
Panduan kran air: jenis berdasarkan penempatan dan mekanisme, bahan paling awet, ukuran drat 1/2 dan 3/4 inci, cara memasang, plus solusi kran netes.


