Daftar Ukuran Besi Hollow Lengkap: Tabel Hitam, Galvanis, Galvalum

Besi hollow dipakai di hampir semua proyek: rangka plafon, pagar, kanopi, kusen, sampai kaki meja. Masalahnya, ukuran yang dijual di pasaran sangat beragam, beda jenis material, beda pula rentang ukuran dan ketebalannya. Salah pilih ukuran bisa berakibat struktur meleyot, atau sebaliknya, anggaran membengkak karena material terlalu besar dari kebutuhan.
Artikel ini merangkum daftar ukuran besi hollow standar yang benar-benar beredar di pasar Indonesia, lengkap per jenis material (hitam, galvanis, galvalum), per bentuk (kotak dan persegi panjang), beserta rekomendasi ukuran untuk tiap kebutuhan.
Jawaban singkat: ukuran besi hollow kotak yang umum dijual di Indonesia mulai dari 15×15 mm sampai 100×100 mm, sedangkan profil persegi panjang mulai 20×40 mm sampai 50×100 mm. Ketebalan hollow hitam dan galvanis umumnya 0,6–2,0 mm (profil struktural besar tersedia hingga 3–4 mm), sementara hollow galvalum untuk plafon jauh lebih tipis: 0,30–0,45 mm. Panjang standar 1 batang adalah 6 meter untuk hollow hitam dan galvanis; khusus hollow plafon (galvalum/gypsum) umumnya 4 meter. Daftar lengkapnya ada di tabel-tabel di bawah.

Mengenal Besi Hollow: Kotak vs Persegi Panjang
Besi hollow adalah profil besi berbentuk pipa kotak atau persegi panjang yang bagian dalamnya kosong (hollow). Berdasarkan bentuk penampangnya, ada dua jenis utama:
- Hollow kotak (Square Hollow Section/SHS), keempat sisinya sama panjang, misalnya 20×20, 40×40, atau 50×50 mm. Bentuk simetris membuatnya kuat merata ke segala arah, cocok untuk tiang, pagar, dan rangka umum.
- Hollow persegi panjang (Rectangular Hollow Section/RHS), dua pasang sisinya berbeda panjang, misalnya 20×40, 40×60, atau 50×100 mm. Profil ini lebih kuat menahan beban dari satu arah, sehingga ideal untuk balok, gording kanopi, dan rangka yang menopang beban dari atas.

Plamir Tembok: Fungsi, Bahan, dan Cara Aplikasi
Cara Membaca Ukuran Besi Hollow
Di toko besi, ukuran hollow ditulis dengan format Lebar × Tinggi × Tebal. Contohnya, “hollow 40×40×1,2 mm” berarti:
- 40 mm, lebar penampang;
- 40 mm, tinggi penampang (pada hollow kotak, lebar dan tinggi sama);
- 1,2 mm, ketebalan dinding besi.
Untuk hollow persegi panjang, misalnya “50×100×2 mm”, artinya lebar 50 mm, tinggi 100 mm, dan tebal dinding 2 mm. Di pasaran, ukuran juga sering disebut dalam sentimeter: hollow “4×4” berarti 40×40 mm, “2×4” berarti 20×40 mm.
Panjang standar 1 batang besi hollow adalah 6 meter, ini berlaku untuk hollow hitam dan galvanis. Pengecualiannya adalah hollow galvalum untuk plafon (sering disebut hollow gypsum), yang umumnya dijual dengan panjang 4 meter per batang, meskipun sebagian pabrikan juga menyediakan panjang 6 meter untuk ketebalan tertentu.

Tabel Ukuran Besi Hollow per Jenis Material
Tiga jenis besi hollow yang paling umum di pasar Indonesia adalah hollow hitam, hollow galvanis, dan hollow galvalum. Ketiganya punya rentang ukuran dan ketebalan yang berbeda karena peruntukannya memang berbeda.
1. Hollow Hitam (Baja Hitam)
Dibuat dari plat baja hitam tanpa lapisan anti karat, sehingga wajib difinishing cat dasar (zinc chromate/epoxy) lalu cat penutup. Paling ekonomis dan paling mudah dilas, pilihan utama untuk pagar, kanopi, teralis, dan furniture.
| Ukuran (mm) | Bentuk | Ketebalan umum di pasaran (mm) |
|---|---|---|
| 15×15 | Kotak | 0,6–1,2 |
| 20×20 | Kotak | 0,8–1,6 |
| 25×25 | Kotak | 0,8–1,6 |
| 30×30 | Kotak | 1,0–1,8 |
| 40×40 | Kotak | 1,2–2,0 |
| 50×50 | Kotak | 1,2–2,0 |
| 60×60 | Kotak | 1,4–2,0 |
| 75×75 | Kotak | 1,6–3,0 |
| 100×100 | Kotak | 1,6–4,0 |
| 20×40 | Persegi panjang | 0,8–1,6 |
| 30×60 | Persegi panjang | 1,2–1,8 |
| 40×60 | Persegi panjang | 1,0–2,0 |
| 50×100 | Persegi panjang | 2,0–4,0 |
Catatan: ketersediaan ketebalan berbeda-beda antar pabrikan dan toko. Rentang di atas adalah yang paling umum kami temukan di pasaran, beberapa pabrikan menyediakan ketebalan di luar rentang tersebut untuk pesanan khusus.
2. Hollow Galvanis
Hollow baja yang dilapisi seng (zinc), komposisi lapisannya kurang lebih 97% zinc dengan sekitar 1% aluminium plus unsur lain. Lapisan ini melindungi dari karat, sehingga cocok untuk aplikasi semi-outdoor seperti pagar, railing balkon, dan rangka kanopi. Rentang ukurannya mengikuti hollow hitam:
| Ukuran (mm) | Bentuk | Ketebalan umum di pasaran (mm) |
|---|---|---|
| 20×20 | Kotak | 0,6–1,6 |
| 30×30 | Kotak | 0,8–1,8 |
| 40×40 | Kotak | 1,0–2,0 |
| 50×50 | Kotak | 1,2–2,0 |
| 20×40 | Persegi panjang | 0,6–1,6 |
| 30×60 | Persegi panjang | 1,2–1,8 |
| 40×60 | Persegi panjang | 1,2–2,0 |
| 50×100 | Persegi panjang | 1,6–2,0 |
Ketebalan galvanis yang paling banyak diperdagangkan adalah 1,2 mm, 1,6 mm, dan 1,8 mm. Perlu diingat: di titik bekas las, lapisan zinc ikut terbakar, bagian sambungan tetap perlu dicat ulang dengan cat anti karat.
3. Hollow Galvalum (Hollow Gypsum/Plafon)
Hollow berbahan baja ringan dengan lapisan aluminium-zinc, komposisinya sekitar 55% aluminium, 43,5% zinc, dan 1,5% silikon. Ketahanan karatnya paling baik di antara ketiga jenis, tetapi dindingnya jauh lebih tipis karena memang dirancang untuk rangka plafon, bukan struktur pemikul beban berat.
| Ukuran (mm) | Sebutan pasar | Ketebalan umum (mm) | Panjang per batang |
|---|---|---|---|
| 20×40 | Hollow 2×4 | 0,30–0,45 | 4 m (sebagian pabrikan ada 6 m) |
| 40×40 | Hollow 4×4 | 0,30–0,45 | 4 m (sebagian pabrikan ada 6 m) |
Ketebalan 0,30 mm adalah yang paling umum untuk plafon rumah tinggal; untuk plafon bentang lebar atau proyek komersial, gunakan 0,40 mm ke atas agar rangka tidak melendut.



Drywall Adalah: Pengertian, Kelebihan, dan Cara Pasang
Rekomendasi Ukuran Besi Hollow per Kebutuhan
Ini bagian yang paling sering ditanyakan: untuk kebutuhan tertentu, pakai ukuran dan jenis hollow yang mana? Tabel berikut merangkum konvensi yang umum dipakai aplikator di lapangan:
| Kebutuhan | Ukuran yang umum dipakai | Jenis hollow | Ketebalan yang disarankan |
|---|---|---|---|
| Plafon gypsum/GRC | 40×40 (rangka utama) + 20×40 (rangka pembagi) | Galvalum (hollow gypsum) | 0,30–0,40 mm |
| Pagar dan railing | 40×40; 50×50 untuk pagar tinggi | Hitam (dicat) atau galvanis | Minimal 1,6 mm |
| Kanopi | 40×60 untuk rangka; 50×100 untuk balok utama bentang lebar | Hitam (dicat) atau galvanis | 1,6–2,0 mm; balok utama bisa lebih tebal |
| Kusen pintu | 40×60 | Hitam atau galvanis | 1,6–3,0 mm, makin berat daun pintu makin tebal |
| Kusen jendela dan teralis | 30×60 | Hitam atau galvanis | 1,2–2,0 mm |
| Furniture dan kaki meja | 20×20, 20×40, 30×30, 40×40 | Hitam (difinishing cat/powder coating) | Minimal 1,2 mm |
Untuk plafon gypsum, konvensi pemasangan yang umum: rangka utama (hollow 4×4) dipasang dengan jarak sekitar 1,2 meter, lalu rangka pembagi (hollow 2×4) setiap 60 cm. Jarak pembagi lebih dari 60 cm berisiko membuat plafon melendut seiring waktu.
Sebagai catatan, angka ketebalan untuk kusen di atas memang punya rentang lebar karena rekomendasi antar sumber berbeda, sebagian aplikator cukup memakai 1,6–1,8 mm untuk pintu standar, sementara sumber lain menyarankan hingga 2,8–3,0 mm untuk daun pintu besi yang berat. Sesuaikan dengan beban engsel dan frekuensi pemakaian pintunya.
Untuk struktur bentang lebar atau beban berat (kolom dan balok utama bangunan), besi hollow umumnya dikombinasikan atau digantikan profil baja struktural, selengkapnya bisa dibaca di tabel baja WF.
Ketebalan Besi Hollow dan Arti Kode Warnanya
Selain dimensi penampang, ketebalan dinding adalah penentu utama kekuatan hollow. Aturan praktisnya:
- 0,30–0,45 mm (galvalum), khusus rangka plafon dan partisi ringan, bukan untuk struktur pemikul beban;
- 0,6–1,0 mm, aplikasi dekoratif dan rangka ringan; ketebalan di bawah 1,0 mm juga lebih sulit dilas tanpa bolong;
- 1,2–1,6 mm, furniture, teralis, kusen, pagar standar;
- 1,8–2,0 mm ke atas, kanopi, gerbang besar, dan rangka yang menahan beban berat.
Soal kode warna: hollow plafon (galvalum/gypsum) di pasaran umumnya dijual dengan lapisan cat meni berwarna, paling sering merah atau hijau, kadang biru. Banyak toko menggunakan warna cat atau tanda warna di ujung batang sebagai pembeda cepat antara grade atau ketebalan produk. Namun perlu dipahami: tidak ada standar nasional yang mengikat arti warna tersebut, konvensinya berbeda antar pabrikan dan antar toko. Jadi jangan mengandalkan warna saja; selalu cek ketebalan yang tertera di label, atau lebih pasti lagi, ukur langsung dengan sigmat (jangka sorong).
Kebiasaan mengukur dengan sigmat ini penting karena di pasaran juga beredar hollow “banci”, istilah pasar untuk besi yang ketebalan atau dimensi aktualnya di bawah angka nominalnya (misalnya dijual sebagai 1,6 mm padahal aktualnya hanya sekitar 1,3–1,4 mm). Selisih sepersekian milimeter terlihat sepele, tapi efeknya besar pada kekuatan dan umur struktur.

Plafon Gypsum: Jenis, Rangka, dan Cara Pasang
Tips Memilih Ukuran Besi Hollow yang Tepat
- Mulai dari fungsi dan beban. Rangka plafon, pagar, dan balok kanopi punya kebutuhan kekuatan yang berbeda jauh, gunakan tabel rekomendasi di atas sebagai titik awal.
- Pilih jenis material sesuai paparan cuaca. Indoor kering: hollow hitam paling ekonomis. Semi-outdoor: galvanis. Plafon: galvalum. Untuk area sangat lembap atau dekat pantai, pertimbangkan galvalum atau galvanis dengan ketebalan lapisan lebih tinggi.
- Jangan kompromi pada ketebalan untuk struktur. Jika ragu antara dua ketebalan, ambil yang lebih tebal, selisih biayanya hampir selalu lebih murah daripada biaya perbaikan struktur yang gagal.
- Hitung kebutuhan berdasarkan panjang batang. Hollow hitam/galvanis dijual per 6 meter, hollow plafon per 4 meter, rencanakan pemotongan agar sisa material minimal.
- Verifikasi fisik sebelum membeli dalam jumlah besar. Cek ketebalan dengan sigmat dan pastikan ukuran aktual sesuai nominal, terutama jika harga yang ditawarkan jauh di bawah pasaran.

Pertanyaan Seputar Ukuran Besi Hollow
Ukuran besi hollow apa saja yang umum dijual?
Untuk profil kotak: 15×15, 20×20, 25×25, 30×30, 40×40, 50×50, 60×60, 75×75, hingga 100×100 mm. Untuk persegi panjang: 20×40, 30×60, 40×60, dan 50×100 mm. Hollow galvalum untuk plafon hanya tersedia di ukuran 20×40 (2×4) dan 40×40 (4×4).
Berapa panjang besi hollow 1 batang?
Panjang standar hollow hitam dan galvanis adalah 6 meter per batang. Khusus hollow galvalum untuk plafon (hollow gypsum), panjang standarnya umumnya 4 meter per batang, meskipun sebagian pabrikan menyediakan versi 6 meter.
Berapa ukuran besi hollow untuk kusen pintu?
Ukuran yang paling umum adalah 40×60 mm untuk kusen pintu dan 30×60 mm untuk kusen jendela. Ketebalannya disesuaikan dengan berat daun pintu: pintu standar umumnya cukup 1,6–1,8 mm, sedangkan untuk daun pintu besi yang berat sebagian sumber menyarankan hingga 2,8–3,0 mm.
Apa beda hollow galvanis dan galvalum?
Bedanya di komposisi lapisan anti karat. Galvanis dilapisi hampir seluruhnya seng (sekitar 97% zinc), sedangkan galvalum dilapisi campuran 55% aluminium, 43,5% zinc, dan 1,5% silikon. Lapisan galvalum lebih tahan karat, tetapi hollow galvalum di pasaran umumnya tipis (0,30–0,45 mm) dan diperuntukkan bagi rangka plafon, bukan pengganti galvanis untuk pagar atau kanopi.
Apa arti kode warna pada besi hollow plafon?
Warna cat (merah, hijau, kadang biru) pada hollow gypsum adalah lapisan meni anti karat, dan banyak toko memakainya sebagai penanda cepat grade atau ketebalan. Arti warnanya tidak baku secara nasional (tiap pabrikan dan toko bisa berbeda) jadi selalu konfirmasi angka ketebalannya langsung, bukan dari warnanya.
Lengkapi Kebutuhan Besi Hollow di Tokban
Setelah tahu ukuran yang dibutuhkan, langkah berikutnya adalah memastikan barang yang datang sesuai spesifikasi, ukuran aktual penuh, ketebalan sesuai pesanan, dan jenis lapisan yang benar. Tokban membantu Anda mendapatkan besi hollow dan material besi lainnya untuk kebutuhan proyek, lengkap dengan pengecekan spesifikasi sebelum dikirim.
Lihat pilihan material besi di halaman besi hollow dan besi beton Tokban, atau langsung konsultasikan kebutuhan proyek Anda, sebutkan ukuran, ketebalan, dan jumlah batangnya, tim kami bantu hitungkan: chat Tokban via WhatsApp.
Butuh material bangunan?
Konsultasi gratis dengan tim Tokban untuk harga terbaik dan pengiriman langsung ke proyek Anda.

Jordy Salim
Founder, Tokban
Jordy Salim adalah Founder Tokban, marketplace dan layanan pengadaan bahan bangunan yang membantu pemilik rumah, kontraktor, dan pelaku usaha mendapatkan material berkualitas dengan proses yang lebih praktis dan transparan. Ia menulis untuk menjembatani sisi teknis konstruksi dengan kebutuhan nyata di lapangan.
LinkedInArtikel Terkait

Plamir Tembok: Fungsi, Bahan, dan Cara Aplikasi
Plamir tembok adalah pengisi sebelum cat. Pahami fungsi, bahan, bedanya dengan skimcoat dan wall filler, serta cara aplikasi yang benar agar cat halus.

Drywall Adalah: Pengertian, Kelebihan, dan Cara Pasang
Drywall (dinding kering) adalah sistem dinding atau partisi dari papan gypsum, GRC, atau kalsium silikat pada rangka hollow. Simak kelebihan, perbandingan.

Plafon Gypsum: Jenis, Rangka, dan Cara Pasang
Panduan plafon gypsum: kelebihan kekurangan, jenis papan, rangka hollow galvalum vs metal furring, tahapan pasang, perawatan, dan estimasi kebutuhan.

Jenis Batu Alam: Dinding, Lantai, dan Taman
Panduan jenis batu alam untuk dinding, lantai, dan taman: andesit, palimanan, candi, paras jogja, koral sikat, plus tips perawatan anti lumut.
Artikel Terbaru

Plamir Tembok: Fungsi, Bahan, dan Cara Aplikasi

Rumah Type 21: Denah, Luas, dan Trik Menyiasati Rumah Mungil

Drywall Adalah: Pengertian, Kelebihan, dan Cara Pasang

Plafon Gypsum: Jenis, Rangka, dan Cara Pasang

Warna Cat Hijau Muda Cocok dengan Warna Apa? 7 Kombinasi

Sloof Adalah: Fungsi, Ukuran, dan Tulangan Standar