Material Bangunan

Batu Split: Ukuran, Jenis, Berat per m³, dan Fungsinya untuk Konstruksi

Batu split adalah batu pecah andesit untuk konstruksi. Kenali ukuran 0–5 mm sampai 3–5 cm, kegunaan tiap jenis, berat per m³, dan 1 colt berapa kubik.

Jordy Salim · Founder, Tokban
8 menit baca
Batu Split: Ukuran, Jenis, Berat per m³, dan Fungsinya untuk Konstruksi

Dalam setiap proyek pembangunan (rumah tinggal, gedung bertingkat, sampai jalan raya) ada satu material yang jadi tulang punggung kekuatan struktur: batu split. Material agregat kasar ini hadir dalam berbagai ukuran, dan setiap ukuran punya peruntukan yang berbeda. Salah pilih ukuran, kualitas cor beton atau perkerasan jalan Anda bisa jauh dari harapan.

Artikel ini membahas tuntas apa itu batu split, termasuk jenis batuan apa, ukuran-ukuran standar yang dijual di pasaran Indonesia beserta kegunaannya, berat per m³, sampai konversi muatan kendaraan (1 colt berapa kubik).

Jawaban singkat: Batu split (disebut juga batu pecah atau agregat kasar) adalah batuan keras (umumnya andesit) yang dipecah dengan mesin stone crusher menjadi ukuran seragam. Ukuran yang umum dijual: abu batu (0–5 mm), screening (5–10 mm), split 1–2 cm, split 2–3 cm, dan split 3–5 cm. Untuk cor beton, ukuran paling umum adalah 10–20 mm (sering disebut split 1/2 atau split 3/4). Berat batu split sekitar 1.400–1.500 kg per m³, dan 1 colt (pickup) umumnya memuat ±1 m³. Rincian tiap ukuran dan kegunaannya ada di tabel berikut.

Perbandingan beberapa ukuran gradasi batu split dari halus hingga kasar

Tabel Ukuran Batu Split dan Kegunaannya

Berikut ukuran-ukuran batu split yang umum dijual di Indonesia, nama dagangnya, dan fungsi utamanya:

Ukuran Nama umum Kegunaan utama
0–5 mm Abu batu (screening halus) Campuran aspal, pengganti pasir, bahan baku paving block dan batako press
5–10 mm Screening (kadang disebut split 3/8) Campuran aspal hotmix, lapisan permukaan perkerasan jalan
10–20 mm (1–2 cm) Split 1/2, sering juga disebut split 3/4 Agregat utama cor beton: lantai, kolom, balok, pelat, jalan beton, jembatan
20–30 mm (2–3 cm) Split 2/3 Pengecoran volume besar, beton lantai dan pekerjaan horizontal
30–50 mm (3–5 cm) Split 3/5 Lapis pondasi jalan (base course), bantalan rel kereta api (ballast), pemberat dan penutup pipa
Gradasi campuran Agregat A, B, dan C Lapis pondasi perkerasan jalan (A dan B); timbunan, urugan, dan reklamasi (C)
Bongkahan besar Batu gajah Pemecah ombak, reklamasi pantai, pondasi dermaga dan tanggul

Catatan penamaan: ukuran 10–20 mm di lapangan dikenal dengan dua sebutan. “Split 1/2” mengacu pada rentang 1–2 cm, sedangkan “split 3/4” mengacu pada penamaan inci (3/4 inci ≈ 19 mm). Keduanya merujuk pada kelas ukuran yang sama, ukuran paling populer untuk cor beton.

Tumpukan batu split andesit abu-abu di gudang material bangunan

Apa Itu Batu Split?

Definisi Batu Split (Batu Pecah)

Batu split adalah batuan alam yang dipecah secara mekanis dari bongkahan besar menjadi ukuran kecil yang seragam, untuk dipakai sebagai agregat kasar dalam pekerjaan konstruksi. Berbeda dengan kerikil sungai yang permukaannya membulat karena erosi alami, batu split berbentuk bersudut tajam karena hasil pemecahan mesin. Sudut-sudut inilah yang membuat butirannya saling mengunci di dalam campuran beton sehingga ikatannya lebih kuat.

Batu Split Termasuk Jenis Batuan Apa?

Batu split umumnya berasal dari batuan beku keras, terutama andesit, batuan vulkanik yang padat, keras, dan tahan cuaca. Selain andesit, sebagian produsen juga memakai basalt atau granit. Andesit paling banyak dipakai di Indonesia karena cadangannya melimpah di daerah pegunungan, butirannya seragam, dan kekuatannya tinggi untuk menahan beban struktur.

Proses Produksi: Stone Crusher

Bongkahan batuan hasil tambang diangkut ke pabrik pemecah batu (stone crusher). Mesin crusher memecah batuan menjadi fragmen kecil, lalu hasil pecahan diayak dan dipisahkan menjadi gradasi ukuran yang seragam sesuai standar konstruksi, dari abu batu yang paling halus sampai split 3–5 cm. Proses inilah yang membuat bentuk dan ukuran batu split lebih terkontrol dibanding kerikil alami.

Tokban — Marketplace Bahan Bangunan dan Perlengkapan Rumah

Berat Batu Split per m³ dan Konversi Muatan

Pertanyaan paling sering muncul saat memesan: berapa berat 1 kubik batu split, dan 1 colt itu berapa kubik? Berikut angka praktisnya:

Satuan Perkiraan
1 m³ batu split ±1.400–1.500 kg (1,4–1,5 ton); sebagian referensi menyebut hingga ±1.800 kg tergantung gradasi dan jenis batuan
1 colt / pickup ±1 m³ per rit (bak penuh secara fisik bisa 1,2–1,4 m³, tetapi dibatasi daya angkut kendaraan)
1 dump truck kecil ±6–8 m³ per rit, tergantung dimensi bak

Angka berat per m³ ini adalah berat isi curah (loose), bukan berat jenis batuan padatnya, batuan andesit padat sendiri jauh lebih berat per volume, tetapi tumpukan batu split menyisakan rongga udara antarbutir. Sumber-sumber referensi memberi angka yang sedikit berbeda (1.400 sampai 1.800 kg/m³) karena dipengaruhi gradasi ukuran, kadar air, dan kepadatan batuannya. Untuk estimasi kasar kebutuhan proyek, angka 1,4–1,5 ton per m³ paling umum dipakai.

Soal konvensi “1 colt”: di perdagangan material, satu rit colt atau pickup umumnya dihitung ±1 m³. Perlu diingat, 1 m³ batu split beratnya sekitar 1,4 ton (sudah melebihi daya angkut resmi kebanyakan pickup) sehingga sebagian penjual memuat sedikit di bawah 1 m³ per rit. Selalu konfirmasi volume rit dengan penjual sebelum deal.

Pekerja memasukkan batu split ke molen pengaduk beton di proyek

Fungsi Batu Split dalam Konstruksi

1. Agregat Cor Beton (Fungsi Utama)

Batu split adalah agregat kasar utama dalam campuran beton untuk kolom, balok, pelat lantai, sloof, dan pondasi cakar ayam. Ukuran yang paling umum dipakai adalah 10–20 mm (split 1/2 atau 3/4) karena menghasilkan beton yang padat dan mudah dikerjakan. Untuk takaran campurannya, lihat panduan rumus campuran beton dan cara menghitung kebutuhan semen.

2. Pondasi Bangunan

Batu split dipakai sebagai komponen beton pada pondasi footplat, sebagai pengisi celah pada pondasi batu kali, dan sebagai lapisan urugan di bawah pondasi untuk meningkatkan daya dukung tanah sekaligus memperlancar drainase.

3. Perkerasan Jalan

Pada konstruksi jalan, agregat A dan B (campuran batu split bergradasi) menjadi lapis pondasi atas dan bawah sebelum pengaspalan. Ukuran screening dan abu batu kemudian masuk ke campuran aspal hotmix untuk lapisan permukaannya.

4. Ballast Rel Kereta dan Pekerjaan Berat

Split ukuran besar (3–5 cm) dipakai sebagai bantalan rel kereta api (ballast), pemberat dan penutup pipa bawah air, serta campuran beton heavy duty. Batu gajah (kelas bongkahan terbesar) dipakai untuk pemecah ombak, tanggul, reklamasi pantai, dan pondasi dermaga.

5. Drainase dan Saluran Air

Karena tumpukannya berpori, batu split berukuran seragam berfungsi sebagai material filter di sekitar pipa drainase dan penahan erosi pada tebing saluran air.

6. Lanskap dan Dekorasi

Batu split ukuran kecil juga sering dipakai secara dekoratif untuk jalur setapak, pengisi area taman, atau penutup permukaan tanah karena drainasenya baik dan tampilannya rapi.

Faktor yang Menentukan Harga Batu Split

Harga batu split di pasaran sangat bervariasi antardaerah, sehingga tidak ada satu angka yang berlaku umum. Faktor-faktor yang paling menentukan:

  • Ukuran dan gradasi, tiap kelas ukuran punya harga berbeda; gradasi seragam hasil ayakan yang baik biasanya lebih mahal daripada batu asalan.
  • Jenis dan kualitas batuan, split andesit yang keras, bersih dari lumpur, dan bersudut tajam dihargai lebih tinggi daripada batuan yang mudah pecah atau kotor.
  • Jarak dari quarry dan ongkos kirim, komponen transportasi sering jadi porsi terbesar; semakin jauh lokasi proyek dari penambangan, semakin tinggi harga sampai lokasi.
  • Volume pembelian dan satuan, pembelian curah per m³ atau per rit jauh lebih ekonomis daripada eceran per karung.

Karena variasinya besar, cara paling akurat mengetahui harga adalah meminta penawaran sesuai lokasi proyek, ukuran split, dan volume yang dibutuhkan. Tim Tokban bisa membantu mencarikan penawaran tersebut, hubungi via WhatsApp di bagian akhir artikel ini.

Tips Memilih Batu Split yang Tepat

  • Sesuaikan ukuran dengan pekerjaan. Cor struktur rumah dan gedung umumnya memakai 10–20 mm; jangan memakai split 3–5 cm untuk pelat tipis, dan sebaliknya.
  • Periksa kebersihan. Batu harus bebas tanah liat, lumpur, dan material organik yang menurunkan daya rekat semen.
  • Pilih yang keras dan bersudut. Butiran tajam saling mengunci lebih baik di dalam beton; hindari batu yang mudah hancur saat dipukul.
  • Cek gradasi dan bentuk. Hindari butiran yang terlalu pipih atau memanjang agar beton padat dan kuat.
  • Konfirmasi volume rit. Tanyakan ke penjual berapa m³ isi satu colt atau satu truk yang mereka kirim, supaya perhitungan kebutuhan tidak meleset.
Tokban — Marketplace Bahan Bangunan dan Perlengkapan Rumah

Pertanyaan Seputar Batu Split

Apa itu batu split?
Batu split adalah batu pecah hasil penghancuran batuan keras dengan mesin stone crusher menjadi ukuran seragam, dipakai sebagai agregat kasar dalam beton, perkerasan jalan, dan berbagai pekerjaan konstruksi lainnya.

Batu split termasuk jenis batuan apa?
Umumnya batuan beku andesit, batuan vulkanik yang keras dan padat. Sebagian produsen juga memakai basalt atau granit, tetapi andesit paling umum di Indonesia.

Batu split ukuran berapa untuk cor beton?
Ukuran 10–20 mm (split 1/2, sering juga disebut split 3/4) adalah ukuran standar untuk cor struktur rumah, gedung, dan jalan beton. Untuk pengecoran volume besar bisa dikombinasikan dengan ukuran 20–30 mm.

Berapa berat batu split per m³?
Sekitar 1.400–1.500 kg (1,4–1,5 ton) per m³ untuk berat isi curah; sebagian referensi menyebut hingga ±1.800 kg tergantung gradasi, kadar air, dan jenis batuan.

1 colt batu split berapa kubik?
Konvensi umum di perdagangan material: 1 colt atau pickup ≈ 1 m³ per rit. Bak penuh secara fisik bisa memuat 1,2–1,4 m³, tetapi karena 1 m³ split beratnya ±1,4 ton, muatan dibatasi daya angkut kendaraan, selalu konfirmasi volume rit dengan penjual.

Lengkapi Kebutuhan Batu Split di Tokban

Sudah tahu ukuran dan volume batu split yang dibutuhkan? Langkah berikutnya adalah memastikan pasokan dengan harga yang sesuai lokasi proyek Anda. Tokban membantu pengadaan pasir dan batu split (beserta material pendukung cor seperti semen dan besi) dalam satu pintu, lengkap dengan pengiriman ke lokasi.

Lihat halaman pasir dan batu split Tokban untuk detail layanannya, atau langsung konsultasikan kebutuhan proyek Anda lewat WhatsApp Tokban, sebutkan ukuran split, volume, dan lokasi pengiriman, tim kami akan bantu hitungkan penawarannya.

Bagikan:WhatsApp
Jordy Salim

Jordy Salim

Founder, Tokban

Jordy Salim adalah Founder Tokban, marketplace dan layanan pengadaan bahan bangunan yang membantu pemilik rumah, kontraktor, dan pelaku usaha mendapatkan material berkualitas dengan proses yang lebih praktis dan transparan. Ia menulis untuk menjembatani sisi teknis konstruksi dengan kebutuhan nyata di lapangan.

LinkedIn

Artikel Terkait

Artikel Terbaru